Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diterjang Kayu Gelondongan Saat Banjir, Jembatan di Badiri Ambruk!

Editor Satu • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:10 WIB

Kondisi jembatan di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, rusak parah dihantam kayu gelondongan saat banjir susulan.
Kondisi jembatan di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, rusak parah dihantam kayu gelondongan saat banjir susulan.

Tiga Desa di Tapteng Terisolasi Total

TAPTENG, METRODAILY – Banjir susulan yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), merusak satu-satunya jembatan penghubung di Kecamatan Badiri. Akibatnya, tiga desa terisolasi total dan aktivitas ekonomi warga lumpuh.

Tiga desa terdampak yakni Desa Pagaran Honas, Desa Aek Bottar, dan Desa Lubuk Ampolu.

Kerusakan terjadi setelah arus sungai yang meluap membawa kayu gelondongan berukuran besar dan menghantam konstruksi jembatan. Jembatan tersebut merupakan akses utama keluar-masuk warga.

Firman, salah seorang warga, mengatakan kayu-kayu tersebut sebenarnya sudah lama menumpuk di hulu sungai sejak banjir akhir November lalu.

“Air tiba-tiba membesar dan membawa kayu gelondongan. Kayu itu memang sudah bertumpuk dekat jembatan sewaktu banjir akhir November kemarin,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, material kayu yang tersangkut belum sempat dibersihkan karena alat berat yang biasa beroperasi di lokasi telah dipindahkan beberapa hari sebelum kejadian.

“Sudah tiga hari alat berat yang di sini dipindah ke lokasi lain,” katanya.

Aktivitas Ekonomi Lumpuh

Putusnya jembatan membuat akses distribusi barang dan mobilitas warga terhenti. Ketiga desa yang berada di wilayah Kecamatan Badiri kini terisolasi tanpa jalur alternatif yang memadai.

Banjir yang berlangsung selama dua hari tersebut juga memperparah kondisi infrastruktur di sekitar sungai. Warga mengaku khawatir jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Kami berharap pemerintah segera mencari solusi dan menangani dengan serius permasalahan ini,” kata Firman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana penanganan darurat maupun pembangunan jembatan sementara. (net)

Editor : Editor Satu
#jembatan ambruk #Banjir tapteng