Banjir Tapteng, Gubernur Bobby Temui Warga dan Siapkan Huntap
Editor Satu• Rabu, 18 Februari 2026 | 17:17 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau lokasi banjir di Desa Lopian dan Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, Rabu (18/2/2026).
TAPTENG, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (18/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bobby berdialog dengan warga korban banjir sekaligus memantau proses evakuasi dan pembersihan material lumpur.
Banjir dipicu meluapnya Sungai Lopian dari hulu, menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat bahkan bergeser dari posisi semula.
“Kita lihat kondisinya bagaimana untuk bangunan rumah warga. Karena ada kategori kerusakannya, ringan, sedang atau berat. Untuk beberapa titik yang terdampak, sudah kita tinjau,” ujar Bobby di sela peninjauan.
Sejumlah warga mengeluhkan tidak lagi dapat menempati rumah mereka. Bahkan, ada yang kehilangan bangunan tempat tinggal sepenuhnya, mengingat derasnya arus banjir.
Menanggapi hal tersebut, Bobby memastikan pemerintah menyiapkan skema bantuan lintas tingkatan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten, termasuk pembangunan hunian tetap (huntap).
“Bantuannya kita siapkan, dari pemerintah pusat juga ada, dan kabupaten. Untuk Bapak Ibu nanti pakai rekening Bank Sumut, kalau belum, biar kami yang buatkan,” jelasnya.
Gubernur menegaskan pentingnya pendataan akurat dari pemerintah daerah. Ia meminta jajaran mulai dari dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten segera menyampaikan data faktual warga terdampak.
“Kita minta supaya data masyarakat yang terdampak bencana segera bisa kita terima dari kabupaten. Proses penanganan bencana juga sudah kita siapkan melalui skema Rencana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana (R3P),” tegasnya.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyebut banjir yang terjadi pada Senin (16/2/2026) melanda beberapa kecamatan. Di Kecamatan Tukka, dampaknya tergolong parah hingga menyebabkan pemadaman listrik.
Usai peninjauan, Bobby langsung berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan, mengingat bencana serupa juga terjadi di sejumlah wilayah Sumut pada November 2025 lalu.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan warga terdampak segera mendapatkan kepastian bantuan. (rel)