TAPTENG, METRODAILY – Gedung Olahraga GOR Pandan kembali dipadati warga yang mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman di Kecamatan Pandan dan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026) malam.
Warga datang untuk menyelamatkan diri dari genangan banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi sejak siang hari. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali membuka GOR Pandan sebagai posko pengungsian bagi warga terdampak.
Azhara, warga Bona Lumban, mengaku terpaksa mengungsi bersama dua anaknya setelah air merendam rumah mereka.
“Tak tahu lagi ke mana mengungsi, yang kuingat tempat ini. Saya dan anak langsung diantar suami ke sini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Hantam Tapteng, Jalan Sibolga–Tarutung Lumpuh Total
Menurut Azhara, keputusan mengungsi mengingatkan kembali pada peristiwa banjir yang terjadi tiga bulan lalu. Meski berat, ia menilai langkah tersebut paling aman bagi keluarganya.
“Lebih baik mengungsi untuk selamat, karena air di tempat kami sudah hampir satu meter,” katanya.
Pengungsi lainnya, Masnuddin, warga Jalan Baru, menyatakan ia bersama keluarga dan tetangga memilih mengungsi karena khawatir terjebak banjir dan longsor.
“Keselamatan yang paling utama. Jadi kami mengungsi. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi kalau bertahan di rumah. Mudah-mudahan tidak terulang lagi seperti 25 November tahun lalu,” ujarnya.
Baca Juga: Pantai Pasir Putih Toba Kembangkan Wisata Buah, Pengunjung Bisa Petik Durian
Hingga malam hari, jumlah warga yang datang ke lokasi pengungsian terus bertambah seiring meningkatnya genangan di sejumlah kawasan permukiman. Pemerintah daerah bersama petugas terkait masih bersiaga untuk membantu kebutuhan dasar para pengungsi. (net)