Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bobby Siapkan Rp305 M untuk Nias, Target Lepas dari Daerah Tertinggal 2029

Editor Satu • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20 WIB

 

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin rapat koordinasi pembangunan bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin rapat koordinasi pembangunan bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam.

NIAS SELATAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjadi bagian dari percepatan pembangunan Kepulauan Nias, dengan target kawasan tersebut tumbuh sebagai wilayah unggul dan lepas dari status daerah tertinggal.

Komitmen itu disampaikan Bobby saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, Kamis (12/2/2026).

Pemprov Sumut telah menyusun kebijakan tematik pembangunan menuju Nias Maju 2029. Dalam skema tersebut, tiga wilayah ditetapkan sebagai spesialisasi pembangunan, yakni Gunungsitoli sebagai hub ekonomi dan logistik, Kabupaten Nias Selatan sebagai destinasi wisata dan budaya, serta wilayah lainnya sebagai zona produksi.

“Kami ingin benar-benar menjadi bagian memajukan Nias, bukan hanya afirmasi daerah tertinggal, tetapi menjadi daerah yang unggul,” ujar Bobby.

Untuk mendukung program tersebut, Bobby menyiapkan anggaran sekitar Rp305 miliar pada tahun ini, meningkat dari Rp250 miliar pada tahun sebelumnya. Anggaran itu difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, konektivitas wilayah, serta penguatan ketahanan lokal dan daya saing global.

Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah di Kepulauan Nias memperkuat sinergi antardaerah. Menurutnya, kolaborasi antara Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan daerah lainnya menjadi kunci percepatan pembangunan kawasan.

Sementara itu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyatakan optimisme Kepulauan Nias dapat keluar dari status daerah afirmasi dalam lima tahun ke depan.

“Kami optimis, keseriusan beliau akan mengeluarkan Kepulauan Nias dari daerah afirmasi khusus, tetapi tentu dengan dukungan seluruh pihak,” kata Sokhiatulo.

Rakor tersebut turut dihadiri Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Bupati Nias Ya’atulo Gulo, para sekretaris daerah, serta pimpinan organisasi perangkat daerah dari Pemprov Sumut dan kabupaten/kota se-Kepulauan Nias.

Teks foto: Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin rakor pembangunan bersama pemkab/pemko se-Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam. (rel/dis)

Editor : Editor Satu
#pembangunan Kepulauan Nias #daerah tertinggal #Gubernur Sumut Bobby Nasution