Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Buku ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Siantar’ Resmi Diluncurkan, Masuk Sekolah dan Dibiayai APBD

Editor Satu • Kamis, 12 Februari 2026 | 12:05 WIB

 

Peluncuran dan pendistribusian buku Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945 di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (112).
Peluncuran dan pendistribusian buku Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945 di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (112).

SIANTAR, METRODAILY – Buku Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945 resmi diluncurkan dan mulai didistribusikan, Rabu (11/2), di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar.

Peluncuran dilakukan Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kota Pematangsiantar dan dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan.

Dalam sambutannya, Zainal menegaskan pentingnya sejarah sebagai fondasi pembangunan masa depan. Ia mengutip pesan Proklamator RI Ir Soekarno, “Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah” (Jas Merah).

Baca Juga: Polda Sumut Cek Jalur Mudik Lebaran 2026 di Siantar, Begini Hasilnya

“Seperti mengendarai kendaraan, sejarah ibarat kaca spion untuk menjalani masa depan. Sejarah adalah guru yang sangat penting dalam kehidupan,” ujar Zainal.

Ia menyebut buku tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi warisan keteladanan para pahlawan yang perlu ditanamkan kepada generasi muda untuk memperkuat nilai kejuangan dan kebangsaan.

Dibiayai P-APBD 2025

Ketua DHC BPK 45 Kota Pematangsiantar Koni Siregar mengungkapkan, pembiayaan penulisan dan penerbitan buku bersumber dari dana Perubahan APBD (P-APBD) Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, ASN dan Pekerja Bisa WFA 5 Hari: Ini Jadwal dan Aturannya

Ia menjelaskan, sejak dilantik pada 2024, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain renovasi ringan Gedung Juang 45, diskusi publik Pilkada, pemutaran film sejarah, penelusuran situs bersejarah, hingga penyuluhan di sekolah-sekolah.

Selain itu, DHC BPK 45 juga telah mengusulkan Gedung Juang 45 di Jalan Merdeka menjadi cagar budaya. Saat ini status bangunan tersebut masih sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Gedung tersebut diketahui merupakan aset Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Zainal dalam kesempatan itu menyarankan agar DHC BPK 45 mengusulkan hibah gedung kepada Pemkab Simalungun agar dapat dirawat secara optimal.

Masuk Sekolah Lewat Kerja Sama

Ketua Tim Penulis Prof Dr Hisarma Saragih MHum memaparkan, buku tersebut disusun oleh enam penulis: Hisarma Saragih, Henry Sinaga, Jalatua H Hasugian, Koni Ismail Siregar, Marta Megawati Siregar, dan Kandace Naiborhu.

Baca Juga: TMMD ke-127 Resmi Dimulai, Jalan 2,3 Km Dibuka di Simalungun

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi pendidikan dan memperkuat rasa kebangsaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Pengkajian Dr Henry Sinaga SH SpN MKn menyampaikan, peluncuran buku dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah VI dan DHC BPK 45 Kota Pematangsiantar.

“Kami akan masuk melalui sekolah-sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kejuangan,” ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah VI Muktar Marbun menyebut peluncuran buku ini sebagai langkah positif yang diharapkan memperkaya literatur sejarah di sekolah.

Baca Juga: 134 Masjid dan 38 Musala di Siantar Terima Bantuan Ramadan

Acara ditutup dengan penyerahan buku kepada perwakilan Pemko dan Forkopimda serta penandatanganan kerja sama distribusi ke sekolah-sekolah.

Turut hadir perwakilan DPRD Kota Pematangsiantar, Forkopimda, OPD, dan sejumlah undangan lainnya. (esa)

Editor : Editor Satu
#Sejarah Perjuangan Masyarakat Siantar