Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Yayasan Edro Cahaya Kasih Bangun Air Bersih Rp261 Juta di Tapteng

Editor Satu • Senin, 9 Februari 2026 | 11:10 WIB
Advokat Sihar Sihite (kiri) bersama Ny. St. Drs. RRH SitumeangBoru Manurung dan Sekda Tapteng usai peresmian fasilitas air bersih di Kelurahan Sipange, Tukka, Tapteng.
Advokat Sihar Sihite (kiri) bersama Ny. St. Drs. RRH SitumeangBoru Manurung dan Sekda Tapteng usai peresmian fasilitas air bersih di Kelurahan Sipange, Tukka, Tapteng.

Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

TAPTENG, METRODAILY — Pembangunan fasilitas air bersih dan pipanisasi sepanjang dua kilometer di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) rampung dan kini dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh Yayasan Edro Cahaya Kasih dengan nilai mencapai lebih dari Rp261 juta, serta dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

Advokat Sihar Sihite mengatakan, proyek air bersih ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah kampung leluhurnya yang terdampak bencana alam 25 November 2025.

Baca Juga: Rumah Bandar Sabu Digerebek Polisi, DR Alias Pantek Tak Berkutik di Simalungun

“Pembangunan fasilitas air bersih ini meliputi dua titik di Kelurahan Sipange, satu titik di Desa Aek Garut, dan satu titik di Sitiotio Hilir. Yayasan Edro Cahaya Kasih sangat peduli terhadap kondisi warga pascabencana,” ujar Sihar saat peresmian, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, Yayasan Edro Cahaya Kasih merupakan salah satu klien hukum tetap yang secara konsisten menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan, khususnya di wilayah Tapteng.

Peresmian fasilitas air bersih tersebut juga dirangkai dengan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan. Layanan kesehatan ini didukung penuh oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Provinsi Banten.

Baca Juga: Rumah di Belakang SMAN 3 Siantar Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah

“Seluruh biaya pemeriksaan kesehatan gratis ini ditanggung oleh Fakultas Kedokteran UPH Tangerang,” jelas Sihar.

Tim medis yang diturunkan terdiri dari Guru Besar UPH Prof. Wahyuni Lukita Atmojo, PhD, DR dr Rocksy FV Situmeang Sp.N, dr Endang Johani Sp.M, dr Veronica Wing, dan dr Priscilia Y. Hutabarat.

Perwakilan Yayasan Edro Cahaya Kasih, Ny. St. Drs. RRH Situmeang/Boru Manurung, didampingi E. Sihombing dan Rocksy FV Situmeang, berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

“Kami berharap fasilitas air bersih ini memberi manfaat besar bagi warga yang mengalami krisis air bersih pascabencana,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Simalungun Beri Penghargaan P2DD, Raya Juara 1 Digitalisasi Retribusi

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Lisnawati Panjaitan mengapresiasi pelaksanaan layanan kesehatan gratis tersebut.

“Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan dampak bencana di bidang kesehatan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tapteng Binsar Sitanggang menyampaikan terima kasih atas kontribusi Yayasan Edro Cahaya Kasih dan Fakultas Kedokteran UPH Tangerang.

“Sejak bencana 25 November 2025, kebutuhan air bersih sangat mendesak. Sekitar 70 persen sistem SPAM kita rusak parah, termasuk di Kecamatan Tukka,” ungkap Binsar.

Baca Juga: Pencuri Truk di Simalungun Dikejar hingga Asahan, Residivis Kembali Ditangkap

Ia menambahkan, Perumda Mual Nauli Tapteng terus berupaya memulihkan dan mengoptimalkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. (rb)

Editor : Editor Satu
#Fasilitas Air Bersih #Layanan Kesehatan Gratis