Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Operasi Keselamatan Toba 2026: Truk, Travel, dan Sopir Jalani Tes Urin

Editor Satu • Sabtu, 7 Februari 2026 | 20:00 WIB

 

Petugas Ditlantas Polda Sumut melakukan ramp check dan tes urin terhadap sopir truk dan travel dalam Operasi Keselamatan Toba 2026.
Petugas Ditlantas Polda Sumut melakukan ramp check dan tes urin terhadap sopir truk dan travel dalam Operasi Keselamatan Toba 2026.

Polda Sumut Perketat Pengawasan

MEDAN, METRODAILY – Memasuki hari keenam Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara semakin mengintensifkan langkah preventif dan humanis di lapangan.

Fokus pengawasan diarahkan pada kendaraan angkutan barang dan penumpang, termasuk truk dan travel, serta kondisi kesehatan para sopir demi menjamin keselamatan pengguna jalan, Sabtu (7/2/2026).

Operasi yang digelar sejak 2 Februari 2026 ini tidak hanya menitikberatkan pada penindakan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga pada upaya pencegahan kecelakaan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dan pengemudinya.

Pada pelaksanaan hari keenam, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut bersama instansi terkait melakukan ramp check terhadap angkutan umum dan truk.

Pemeriksaan meliputi kelayakan teknis kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu, ban, kelengkapan surat-surat kendaraan, hingga kesesuaian muatan.

Selain pemeriksaan kendaraan, para sopir angkutan barang dan travel juga menjalani tes urin. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba dan zat berbahaya lainnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, ramp check dan tes urin merupakan langkah konkret untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan.

“Kami ingin memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan dan pengemudinya dalam kondisi sehat serta bebas dari narkoba. Tes urin ini adalah langkah preventif demi melindungi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” ujar Ferry.

Berdasarkan data hingga hari kelima Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dilaporkan Jumat malam (6/2), tercatat 6.114 penindakan pelanggaran lalu lintas.

Rinciannya, penindakan melalui ETLE sebanyak 1.105 kasus, non-ETLE sebanyak 417 kasus, serta 4.585 teguran simpatik yang diberikan sebagai bentuk edukasi langsung di lapangan.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah penindakan tahun ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 48,6 persen, dari 2.664 kasus pada 2025 menjadi 1.368 kasus pada 2026 (data perbandingan hari ke-5).

Penurunan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

“Operasi ini bukan semata soal penindakan, tetapi bagaimana kami membangun kesadaran bersama. Teguran diberikan sebagai bentuk pembinaan, sementara penindakan dilakukan secara profesional dan proporsional,” tambah Ferry.

Polda Sumut mengimbau pengusaha angkutan, sopir truk dan travel, serta seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, tidak memaksakan diri saat lelah, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba demi keselamatan bersama.

Operasi Keselamatan Toba 2026 akan terus dilaksanakan secara konsisten untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Utara. (Rel/sya)

 

Editor : Editor Satu
#ramp check #polda sumut