MEDAN, METRODAILY – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menghadiri Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di halaman PT Industri Karet Deli (IKD), Jalan KL Yos Sudarso, Medan, Kamis (5/2/2026).
Apel Bulan K3 tersebut dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan dirangkaikan dengan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris pekerja, serta pemberian penghargaan K3 kepada sejumlah perusahaan.
Dalam kegiatan itu, Wagub Sumut menyerahkan santunan dengan total nilai lebih dari Rp800 juta kepada empat ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Tahanan Kasus Narkoba Titipan di Lapas Kotapinang Meninggal Dunia
Santunan meliputi manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta beasiswa pendidikan anak.
Salah satu penerima santunan adalah ahli waris almarhum Turiyadi, karyawan PT Jui Shin Indonesia, dengan total manfaat sebesar Rp326.339.890.
Sementara ahli waris almarhum Edmon Dang Tunggana, karyawan PT Oleochem and Soap Industri, menerima santunan senilai Rp506.997.960.
Bupati Madina Saipullah Nasution menyebut, peringatan Bulan K3 menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja.
Baca Juga: Simpan 9,40 Gram Sabu, Warga Rawang Panca Arga Diciduk Polisi
“Keselamatan kerja harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban administratif. Setiap pekerja berhak bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” ujar Saipullah di sela kegiatan.
Menurutnya, penerapan K3 yang baik tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga berdampak langsung pada produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha.
Pada kesempatan yang sama, Wagub Sumut juga menyerahkan penghargaan K3 kategori kolaboratif aktif dalam peringatan Bulan K3 Sumut 2026 kepada PT Industri Karet Deli, Balai K3 Medan, dan UPTD Khusus RS Haji Medan.
Sementara itu, penghargaan bagi perusahaan dengan penerapan norma K3 terbaik diberikan kepada sembilan perusahaan, yakni PT Industri Karet Deli, PT Tirta Lyonnaise Medan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Medisafe Technologies, PT Indojaya Agrinusa, PT Musam Utjing, PT United Kingdom Indonesia Plantations, PT Simpang Ampat, dan PT Hijau Pryan Perdana.
Baca Juga: Harga Daging Ayam di Sumut Masih Mahal, Sibolga Tertinggi Tembus Rp50 Ribu per Kg
Dalam amanat Menteri Ketenagakerjaan RI yang dibacakan Wagub Surya, disampaikan bahwa Bulan K3 merupakan refleksi nasional untuk meneguhkan komitmen melindungi sekitar 146,54 juta pekerja Indonesia di berbagai sektor.
Namun tantangan K3 masih cukup besar. Berdasarkan data tahun 2024, tercatat 319.224 kasus kecelakaan kerja secara nasional.
Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem K3 melalui pelatihan, sertifikasi, transformasi digital layanan K3, serta kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan dunia usaha.
Apel Bulan K3 ini diikuti jajaran OPD Pemprov Sumut, perwakilan perusahaan, asosiasi ketenagakerjaan, serta pekerja dari berbagai sektor industri. Turut mendampingi Bupati Madina, Asisten II Afrizal Nasution dan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina Adi Wardana Hasibuan. (net)
Editor : Editor Satu