Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kebakaran Beruntun di Simalungun: Gereja, Sekolah, Rumah hingga Mobil Hangus

Editor Satu • Jumat, 6 Februari 2026 | 10:30 WIB

Petugas Polres Simalungun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang menghanguskan gereja, sekolah, rumah warga, dan satu unit mobil.
Petugas Polres Simalungun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang menghanguskan gereja, sekolah, rumah warga, dan satu unit mobil.

Kerugian Tembus Rp550 Juta

SIMALUNGUN, METRODAILY – Rentetan kebakaran melanda Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (3/2/2026).

Peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polsek Dolok Panribuan dan Polsek Tanah Jawa itu menghanguskan bangunan gereja, sekolah, rumah warga, hingga satu unit mobil. Total kerugian materi ditaksir mencapai Rp550 juta.

Kebakaran pertama terjadi di Dusun III Simpang Sosor, Nagori Saribu Jawa, Kecamatan Dolok Panribuan, sekitar pukul 23.10 WIB.

Baca Juga: Januari Siantar Deflasi 0,11 Persen, BI Fokus Jaga Harga Jelang Ramadan

Api melalap bangunan Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Betlehem, bangunan gereja lama, gedung TK/PAUD Betlehem, serta satu unit mobil minibus Carry milik pendeta Hotmarisi Fernon Pakpahan.

Kapolsek Dolok Panribuan Iptu Ponijan Damanik menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis Polres Simalungun, kebakaran diduga dipicu api dari kompor masak yang menyambar tabung gas hingga terjadi ledakan.

“Api berasal dari dapur bangunan sekolah TK. Tabung gas meledak dan memicu kobaran api yang kemudian membakar gereja, sekolah, dan satu unit mobil,” ujar Ponijan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp400 juta. Polisi memastikan tidak ditemukan unsur kesengajaan maupun konflik sosial dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Perang Lawan Judi di Simalungun, Kapolres Bentuk Timsus: Tak Ada Toleransi Bandar Togel

Kebakaran lainnya terjadi di Huta II Nagori Raja Maligas I, Kecamatan Hutabayu Raja, sekitar pukul 19.30 WIB. Api menghanguskan rumah semi permanen milik Nursaida br Tampubolon (76), lalu merambat ke dua rumah di sekitarnya milik Relly Sitanggang dan Mohammad Irfan.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung menyebut kebakaran bermula dari kamar tidur korban.

“Korban terbangun saat melihat percikan api di dalam kamar. Api cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya,” jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Wesly Jamu Atlet Juara Internasional Asal Siantar

Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta, dengan tiga keluarga terdampak langsung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Menanggapi rentetan kebakaran tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Ia menegaskan sebagian besar kebakaran dipicu kelalaian dan masalah teknis, seperti korsleting listrik serta penggunaan tabung gas yang tidak aman.

“Kami mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari stop kontak bertumpuk, serta memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi aman,” tegas Marganda.

Baca Juga: 21.885 Prajurit Tamtama TNI AD Dilantik di Rindam Siantar, KSAD Tekankan Mental Militer

Ia juga meminta warga segera melapor ke polisi atau pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran sekecil apa pun agar tidak meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar. (rel)

Editor : Editor Satu
#kebakaran di simalungun