Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

UBP Labuhan Angin Teken PKT Pengamanan dengan Mako Kopassus

Leo Sihotang • Selasa, 3 Februari 2026 | 13:13 WIB

PT PLN UBP Labuhan Angin saat melakukan penandatanganan PKT dengan pihak Mako Kopassus. (Foto: Humas UBP Labuhan Angin)
PT PLN UBP Labuhan Angin saat melakukan penandatanganan PKT dengan pihak Mako Kopassus. (Foto: Humas UBP Labuhan Angin)

JAKARTA, METRODAILY- Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan operasional pembangkit, PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKT) Pengamanan Area UBP Labuhan Angin bersama Markas Komando Pasukan Khusus (Mako Kopassus), Jumat (23/1/2026) di Jakarta.

Penandatanganan PKT ini secara khusus difokuskan pada pengamanan pelaksanaan pekerjaan Recovery Unit 1 UBP Labuhan Angin, yang menjadi salah satu agenda strategis perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Kerja sama pengamanan tersebut akan berlangsung selama satu tahun, terhitung mulai 1 Februari 2026 hingga 28 Januari 2027.

Melalui kerja sama ini, Mako Kopassus akan memberikan dukungan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian pekerjaan recovery dapat berjalan secara aman, tertib, dan kondusif. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi gangguan keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas operasional di area pembangkit.

Manajemen PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin menyampaikan bahwa penandatanganan PKT Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu dalam setiap pelaksanaan pekerjaan strategis.

Dengan dilaksanakannya PKT Pengamanan bersama Mako Kopassus, diharapkan proses Recovery Unit 1 UBP Labuhan Angin dapat terlaksana dengan lancar, tepat waktu, serta dalam kondisi yang aman dan kondusif, sehingga mampu mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan nasional. (dh)

 

Editor : Leo Sihotang