Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemko Tanjungbalai Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Editor Satu • Jumat, 30 Januari 2026 | 13:50 WIB
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Pratama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Pratama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Pratama atas komitmennya dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui layanan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim pada acara UHC Award 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Diserahkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof dr Ali Ghufron Mukti, M.Sc, PhD, disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Pemko Tanjungbalai menjadi salah satu dari 134 kabupaten/kota se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.

Cakupan Kepesertaan JKN Capai 98,81 Persen

Pemko Tanjungbalai dinilai mampu menjaga konsistensi serta menunjukkan keseriusan dalam menjamin akses layanan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kategori Pratama diberikan kepada daerah dengan kriteria:

Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kota Tanjungbalai mencapai 98,81 persen, dengan tingkat keaktifan 81,67 persen dari total penduduk sebanyak 187.424 jiwa.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa Universal Health Coverage bukan sekadar pencapaian angka, melainkan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Universal Health Coverage bukan sekadar angka kepesertaan, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan,” ujar Mahyaruddin.

Ia menyebutkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik oleh peserta mandiri maupun pemerintah daerah. Namun, capaian ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan.

Penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dan terukur dengan mempertimbangkan cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, kepesertaan PBPU Pemerintah Daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025.

Penyelenggaraan UHC Award 2026 juga sejalan dengan Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs), yakni menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi Wali Kota Tanjungbalai dalam kegiatan tersebut, Plt Kadis Kesehatan Safrina Harahap, Plt Kadis Dukcapil Heri Antoni, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna, serta OPD terkait lainnya. (gia)

Editor : Editor Satu
#UHC Award 2026 #Pemko Tanjungbalai