Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Gunungsitoli Lakukan Razia Insidentil

Leo Sihotang • Kamis, 29 Januari 2026 | 13:33 WIB
Petugas Lapas Kls IIB Gunungsitoli, dan Personil Polres Nias Sesaat Sebelum Melakukan Razia.
Petugas Lapas Kls IIB Gunungsitoli, dan Personil Polres Nias Sesaat Sebelum Melakukan Razia.

GUNUNGSITOLI, METRODAILY- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli menggelar razia insidentil di blok hunian warga binaan, Selasa, 27 Januari 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Razia mendadak menyasar Blok Hunian Towi-Towi, tepatnya kamar 14 dan 15. Penggeledahan berlangsung sekitar 45 menit, sejak pukul 09.00 hingga 09.45 WIB, dengan pengamanan ketat oleh petugas.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Makhriza, SH MSi mengatakan razia insidentil merupakan bagian dari komitmen lembaganya menjaga stabilitas keamanan lingkungan pemasyarakatan.

“Razia ini merupakan langkah pencegahan dini untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KPLP, didampingi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban serta Kepala Subbagian Tata Usaha.

Sebanyak sembilan petugas diterjunkan dalam razia itu. Untuk memperkuat pengamanan, pihak lapas juga melibatkan personel Polres Nias sebagai bentuk sinergi antaraparat penegak hukum.

Menurut Kepala KPLP, seluruh proses penggeledahan dilakukan secara bertahap dan humanis. Warga binaan diminta keluar dari kamar satu per satu untuk menjalani pemeriksaan badan, sementara petugas menyisir isi kamar hunian.

“Penggeledahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan perwakilan warga binaan,” katanya.

Dari hasil razia, petugas hanya menemukan dua buah sendok. Tidak ditemukan barang terlarang lain yang berpotensi mengganggu keamanan lapas.

“Secara umum situasi aman dan kondusif. Hasil kegiatan ini akan kami laporkan kepada Kepala Lapas sebagai bahan evaluasi,” ujar Kepala KPLP.

Ia menambahkan, razia serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. (al)

Editor : Leo Sihotang