TAPTENG, METRODAILY – Prajurit TNI Angkatan Darat dari Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam Iskandar Muda terus melakukan pembersihan dan rehabilitasi fasilitas umum terdampak bencana di Sumatra Utara.
Hingga akhir Januari 2026, sebagian besar pekerjaan telah rampung dan siap digunakan kembali.
Untuk fasilitas pendidikan, tercatat sebanyak 13 sekolah dibersihkan dan direhabilitasi oleh anggota TNI.
Dari jumlah tersebut, tujuh sekolah telah selesai sepenuhnya dan siap kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, sejumlah sekolah lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres yang bervariasi. Pembersihan di SDN 155680 Bonalumban Link I, Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), telah mencapai 62 persen.
Progres signifikan juga terlihat di SMA Swasta Fransiskus, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, yang telah mencapai 91 persen. Disusul SMP Swasta Fransiskus Kecamatan Pandan dengan progres 89 persen.
Di Kota Sibolga, pembersihan dan revitalisasi di MTSN Sibolga, Desa Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, telah mencapai 75 persen.
Adapun dua sekolah yang progres pembersihannya masih di bawah 50 persen adalah SMP Negeri 3 Badiri, Kelurahan Lopian, Kabupaten Tapteng, dengan capaian 27 persen, serta SMKN 1 Badiri di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, yang baru mencapai 37 persen.
Berdasarkan data Rabu (28/1/2026), personel TNI masih membersihkan lumpur yang mengeras di halaman SMP Negeri 3 Badiri.
Sementara di SMKN 1 Badiri, petugas tampak menyemprotkan air ke ruang-ruang kelas yang masih dipenuhi lumpur sisa banjir.
Tak hanya sekolah, TNI juga dikerahkan untuk membersihkan tempat ibadah. Pembersihan dilakukan di halaman masjid Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul.
Kegiatan serupa juga dilakukan di lingkungan gereja di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel. Para prajurit terlihat sigap membersihkan lumpur yang menutupi area sekitar tempat ibadah.
Selain pembersihan, anggota TNI juga membantu proses rehabilitasi. Di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, prajurit mengaduk semen untuk memperbaiki sejumlah titik bangunan tempat ibadah yang mengalami kerusakan akibat bencana. (rel)
Editor : Editor Satu