Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pelantikan Rektor USU, Gubsu Bobby Titip Nasib Mahasiswa Korban Bencana ke Wamen Dikti

Editor Satu • Kamis, 29 Januari 2026 | 07:50 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Ketua MWA USU Agus Andrianto dan Wamen Dikti Prof Dr Fauzan menghadiri pelantikan Rektor USU periode 2026–2031 di Auditorium USU, Medan.
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Ketua MWA USU Agus Andrianto dan Wamen Dikti Prof Dr Fauzan menghadiri pelantikan Rektor USU periode 2026–2031 di Auditorium USU, Medan.

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution secara khusus menitipkan nasib mahasiswa korban bencana alam kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti) RI Prof Dr Fauzan.

Permintaan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 di Auditorium USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Rabu (28/1/2026).

Muryanto Amin kembali dilantik sebagai Rektor USU untuk periode kedua. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU Agus Andrianto dan turut dihadiri Wamen Dikti Prof Dr Fauzan.

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan keprihatinan atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumut.

Menurutnya, dampak bencana tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan kerusakan fisik, tetapi juga mengancam keberlangsungan pendidikan mahasiswa.

“Kita ketahui bukan hanya nyawa yang hilang, namun harta benda juga hilang. Karena itu kami meminta kepada Bapak Wamen agar dapat memberikan relaksasi bagi mahasiswa yang terdampak bencana, terutama keringanan pembayaran uang kuliah,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut sangat penting untuk menjaga semangat belajar generasi muda di tengah kondisi ekonomi pascabencana.

“Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan semangat belajar anak-anak kami di Sumut untuk terus menimba ilmu dan memajukan bangsa ke depan,” tambahnya.

Kepada rektor yang baru dilantik, Bobby juga berpesan agar USU mampu menjembatani kebutuhan dunia akademik dengan dunia kerja, khususnya dalam mendukung hilirisasi industri di Sumut.

“Lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus siap kerja, siap berinovasi, bahkan menciptakan lapangan kerja. Kita membutuhkan tenaga ahli untuk mendukung industri pengolahan agar hasil perkebunan tidak lagi dijual mentah,” tegasnya.

Sementara itu, Wamen Dikti Prof Dr Fauzan menekankan pentingnya kepemimpinan progresif di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kampus harus menjadi jawaban atas kegelisahan dan tantangan masyarakat.

“USU tidak bisa dijalankan dengan kepemimpinan biasa-biasa saja. Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Kampus harus menjadi ekosistem sosial yang mampu menjawab persoalan masyarakat,” ujar Fauzan.

Sebelumnya, Ketua MWA USU Agus Andrianto meminta seluruh pihak mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan rektor. Ia menegaskan, perbedaan merupakan bagian dari demokrasi, namun tujuan akhirnya adalah kemajuan USU.

“Perguruan tinggi harus menjadi lokomotif teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi. Keberhasilan tidak lahir dari individu, melainkan dari kerja sama seluruh civitas akademika,” katanya.

Menanggapi berbagai harapan tersebut, Rektor USU Muryanto Amin menyatakan komitmennya menjadikan USU sebagai pusat solusi melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Dunia terus berpacu. Kita harus mengajak seluruh pihak bekerja sama agar USU mampu menjawab persoalan masyarakat dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkas Muryanto.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, civitas akademika USU, serta tamu undangan lainnya. (H14/DIS)

Editor : Editor Satu
#relaksasi biaya kuliah #bobby nasution