Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sekolah Kembali Bersih Pascabencana, Anak-anak di Tapanuli Mulai Belajar Lagi

Editor Satu • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:50 WIB
Personel TNI AD membersihkan lingkungan sekolah terdampak bencana di wilayah Tapanuli Tengah agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
Personel TNI AD membersihkan lingkungan sekolah terdampak bencana di wilayah Tapanuli Tengah agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.

TAPANULI, METRODAILY – Sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) mulai kembali bersih dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Proses pembersihan dilakukan secara intensif dengan dukungan personel TNI Angkatan Darat (AD).

Pantauan pada Senin (26/1/2026), terdapat sembilan titik sekolah di wilayah Tapteng dan Tapsel yang masih dalam tahap lanjutan pembersihan.

Di antaranya SD 100723 Desa Aek Ngadol, Madrasah Ibtidaiyah Desa Hutagodang, SMA Santo Fransiskus Desa Aek Tolang, serta SD 155680 Tukka.

Selain itu, pembersihan juga dilakukan di MTs Negeri Sibolga Aek Parombunan, SMP Fransiskus, SDN 152981 Tukka 1A dan 1B, SDN 155678 Hutanabolon 2, serta SDN 155680 Bonalumban Lingkungan 1.

Dengan pembersihan yang terus dilakukan, aktivitas pendidikan diharapkan dapat segera kembali normal sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Di sejumlah sekolah seperti SMP Fransiskus serta SDN 152981 Tukka 1A dan 1B, halaman sekolah sudah tampak bersih.

Bangunan sekolah juga terlihat lebih rapi dan siap digunakan untuk proses belajar mengajar.

Pemerintah daerah menyebutkan, kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak bencana sebenarnya telah dimulai sejak 5 Januari 2026.

Namun, pelaksanaannya dilakukan dengan skema adaptif dan fleksibel menyesuaikan kondisi sekolah.

Bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, kegiatan belajar sementara dilaksanakan di tenda darurat. Sementara sekolah dengan kerusakan ringan dilakukan perbaikan dan pembersihan secara bertahap.

Upaya pemulihan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana terhadap dunia pendidikan serta memastikan hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi. (Rel)

Editor : Editor Satu
#sekolah terdampak bencana