Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga Perkuat Santri dalam Keagamaan dan Kemasyarakatan

Edi Saragih • Senin, 26 Januari 2026 | 18:09 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga Drs Hasan Maksum bersama para santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga Drs Hasan Maksum bersama para santri.

LABURA, METRODAILY -Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada pembelajaran di lingkungan pesantren, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan. Di bawah kepemimpinan Drs. Hasan Maksum, MA, santriwan dan santriwati secara berkelanjutan dilibatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, Jumat (23/1/2026).

Beragam kegiatan keagamaan yang dilaksanakan meliputi pengajian rutin, perwiritan, tadarus dan khataman Al-Qur’an, pembacaan doa bersama, dakwah Islamiyah, serta keterlibatan dalam peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj, Tahun Baru Islam, dan kegiatan keagamaan lainnya. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk sinergi antara pesantren dan lingkungan sosial.

Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga, Drs Hasan Maksum, menegaskan bahwa keterlibatan santri dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian integral dari sistem pendidikan pesantren. Menurutnya, santri tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu agama secara teoritis, tetapi juga mampu mengamalkannya secara langsung di tengah masyarakat.

“Santri harus hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan ini, santri belajar berdakwah dengan akhlak, membangun kepedulian sosial, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari umat,” ungkap Hasan Maksum.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter santri agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan demikian, santri diharapkan mampu menjadi kader-kader ulama dan tokoh masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan sosial.

Kehadiran santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga dalam berbagai kegiatan keagamaan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai keberadaan pesantren memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.
Selain sebagai sarana dakwah, kegiatan keagamaan ini juga menjadi media pembelajaran bagi santri dalam mengasah keterampilan berbicara di depan umum, memimpin doa, serta membangun kepercayaan diri. Santri dilatih untuk menjadi pribadi yang mandiri, santun, dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi sosial.

Hasan Maksum berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas peran sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Pesantren ini diharapkan dapat terus menjadi pusat pembinaan keislaman, penguatan akhlak, serta penggerak kegiatan keagamaan yang membawa manfaat luas bagi umat dan lingkungan sekitar.(gus)

Editor : Metro-Esa
#gunting saga #santri