LABURA, METRODAILY – Wakil Bupati Samsul Tanjung mengapresiasi KKRA dan Kementerian Agama atas terselenggaranya kegiatan Manasik Haji Akbar ke-4 bagi siswa Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Labuhanbatu Utara yang dilaksanakan di Alun-Alun Aek Kanopan, Senin (19/1/2026).
Menurut Samsul, Manasik Haji Akbar tidak hanya memberikan pemahaman dasar tentang rukun Islam kelima, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter, kedisiplinan, serta kebersamaan bagi anak-anak sejak dini.
Manasik Haji Akbar tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Labuhanbatu Utara bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa RA dari berbagai kecamatan yang tampak antusias mengenakan pakaian ihram mini dan mengikuti setiap tahapan manasik, mulai dari thawaf, sa’i, hingga wukuf, dengan bimbingan para guru dan pendamping.
“Pendidikan agama harus ditanamkan sejak usia dini sebagai pondasi utama dalam membentuk kepribadian dan karakter anak. Kegiatan seperti ini sangat positif karena anak-anak tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga melalui praktik langsung yang mudah dipahami,” ujar Samsul Tanjung.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya arus digitalisasi. Ia menilai bahwa kemajuan teknologi membawa manfaat besar, namun juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak diimbangi dengan pengawasan dan pembinaan yang tepat.
“Anak-anak sekarang sudah mampu mengakses internet secara mandiri. Jika tidak dibentengi dengan nilai-nilai agama dan akhlak mulia, maka mereka akan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak sesuai dengan norma dan budaya kita. Di sinilah peran orang tua dan guru sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Wabup Samsul Tanjung juga menyoroti tantangan besar dalam mendidik anak usia dini. Menurutnya, mendidik anak pada jenjang PAUD dan RA membutuhkan kesabaran, ketelatenan, serta dedikasi yang tinggi, bahkan tidak jarang lebih berat dibandingkan mendidik anak pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Kepada seluruh bapak dan ibu guru PAUD dan RA, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih. Semoga senantiasa diberikan kesabaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini. Karena dari tangan bapak dan ibu sekalianlah generasi penerus bangsa Labuhanbatu Utara dibentuk,” tambahnya.
Kegiatan Manasik Haji Akbar ke-4 ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi para siswa RA serta menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, serta pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (gus)