SIMALUNGUN, METRODAILY — Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin untuk pertama kalinya memimpin apel pagi di Mapolres Simalungun, Selasa (20/1), sejak resmi menjabat.
Dalam apel perdana tersebut, Kompol Imam menekankan pentingnya soliditas, integritas, dan profesionalisme seluruh personel.
Apel pagi diikuti ratusan personel Polres Simalungun, mulai dari jajaran pimpinan, para kepala satuan (kasat), kasubbag, hingga personel perwira, bintara, dan ASN Polri.
Baca Juga: Paula Verhoeven Ikut Wakaf Pembangunan Masjid di Australia, Dana Terkumpul Baru 50 Persen
Mengawali arahannya, Kompol Imam menyapa peserta apel dengan yel-yel khas Polres Simalungun, “Salam Presisi!”, sebelum memperkenalkan diri dan menyampaikan visi kepemimpinannya.
“Mari kita bangun emosional yang baik. Kita adalah keluarga besar Polres Simalungun,” ujar Kompol Imam di hadapan peserta apel.
Dalam arahannya, Kompol Imam mengajak seluruh personel untuk saling mendukung, berkolaborasi, dan menjaga komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas ke depan.
Baca Juga: Dewi Perssik Dijodohkan dengan Virgoun, Begini Respon Sang Pedangdut
“Sebagai perkenalan dalam mengemban tugas sebagai Wakapolres Simalungun, saya mengajak rekan-rekan semua untuk membangun emosional yang baik, saling mendukung, berkolaborasi, dan berkomunikasi dalam pelaksanaan tugas-tugas yang akan kita hadapi bersama,” katanya.
Ia juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun.
“Saya mengimbau seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran. Sebagai penegak hukum, kita harus sadar akan tugas dan fungsi kita. Jangan lalai atau terpengaruh hal-hal yang tidak baik, baik untuk diri sendiri, tugas, maupun institusi,” tegasnya.
Baca Juga: Syuting Film Baru, Dian Sastrowardoyo Terjatuh dari Kuda di Lembang
Kompol Imam menekankan bahwa integritas dan profesionalisme merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Kita adalah penegak hukum. Kalau kita sendiri melanggar hukum, bagaimana kita bisa menegakkan hukum kepada masyarakat? Jaga integritas, jaga profesionalisme, dan jaga kehormatan institusi,” ujarnya.
Selain itu, Kompol Imam juga mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman hukum, khususnya terkait pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru.
Baca Juga: Dua Anak Chelsea Olivia Keracunan Salmon, Demam 41 Derajat
“Mari bersama-sama belajar dan menempah ilmu terkait perubahan KUHP dan KUHAP sebagai bekal dalam bertindak dan sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum,” katanya.
Ia menegaskan, pemahaman regulasi terbaru menjadi kunci agar personel tidak salah langkah dalam menjalankan kewenangan.
“KUHP dan KUHAP baru sudah berlaku. Kita harus belajar dan paham. Jangan sampai kita salah bertindak karena tidak memahami aturan baru. Mari kita belajar bersama,” pungkasnya. (rel)
Editor : Editor Satu