TAPTENG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) memasifkan normalisasi Sungai Aek Harse di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, dengan mengerahkan 12 unit alat berat untuk membersihkan sedimentasi dan mengembalikan fungsi sungai.
Normalisasi tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana dan pencegahan banjir susulan, pascabanjir bandang yang melanda wilayah Tapteng pada akhir November 2025.
“Upaya normalisasi sungai dan pembuatan tanggul ini mengerahkan 12 unit excavator,” ujar Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat meninjau langsung proses normalisasi Sungai Aek Harse, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Dana Bantuan Bencana Ekologis Tapteng Rp18,9 Miliar Masih di Kas Daerah
Masinton menjelaskan, selain pengerukan sungai, pemerintah daerah juga membersihkan sisa sedimen tanah dan batang kayu di sekitar bahu jalan serta permukiman warga di Kelurahan Hutanabolon.
“Untuk pekerjaan tersebut, kami menurunkan 3 unit excavator, 2 unit bulldozer, dan 10 unit dump truck,” katanya.
Selain pembersihan sedimentasi, Pemkab Tapteng juga melakukan penimbunan dan pemuatan material sirtu sebagai persiapan pembangunan jembatan aramco. Pengerukan tebing di sisi kiri jalan turut dilakukan untuk membentuk trase jalan yang lebih baik dan aman.
Baca Juga: STIKes Mitra Husada Medan Salurkan Bantuan bagi Mahasiswi Korban Bencana di Sibolga–Tapteng
“Mudah-mudahan dengan normalisasi ini tidak terjadi lagi banjir. Target ke depan, akan kita bangun tanggul permanen di sepanjang aliran sungai,” tegas Masinton.
Usai meninjau normalisasi Sungai Aek Harse, Bupati Masinton Pasaribu juga meninjau jembatan gantung Hutanabolon. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyempatkan diri berdialog dengan warga, memberikan semangat, serta menyapa anak-anak setempat. (Zatam)
Editor : Editor Satu