Digunakan untuk Pemulihan Pascabencana
TAPTENG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) memastikan seluruh dana bantuan bencana ekologis yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta para donatur masih tersimpan di kas daerah dan akan digunakan untuk percepatan pemulihan pascabencana.
Penegasan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Tapteng, Basyri Nasution, untuk menjawab pertanyaan dan keraguan masyarakat di media sosial terkait keberadaan dana bantuan korban bencana ekologis di Tapteng.
Basyri mengungkapkan, total dana bantuan yang masuk melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan Rekening Tim Posko Bencana Alam mencapai Rp18.989.740.748.
Baca Juga: STIKes Mitra Husada Medan Salurkan Bantuan bagi Mahasiswi Korban Bencana di Sibolga–Tapteng
“Rinciannya, melalui RKUD sebesar Rp15.851.862.064 dan melalui Rekening Tim Posko sebesar Rp3.137.878.684,” jelas Basyri.
Dari total dana tersebut, lanjutnya, sebesar Rp1.019.072.936 telah digunakan, khususnya dana yang bersumber dari Rekening Posko Bencana.
“Dana itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik dapur umum dan biaya sewa alat berat,” ujarnya.
Basyri juga memaparkan bahwa dana bantuan berasal dari berbagai pihak, antara lain perorangan, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi, hingga komunitas masyarakat. Di antaranya Dwi Dayanti Putri Suhandi, Ferry Silitonga, Inka Anggela Dasyah, Rizka Nurhaimi, Ir Syafrida, Komang Kusumaedi, Junimart Girsang (KBRI), Theodora Rita Siregar (Parsahutaon Kota Wisata), Sekretariat Kabinet (Banpres) Korban Bencana Alam di Sumut, serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota.
Baca Juga: Dana TKD 2026 Tak Dipotong, Bupati Tapteng: Alhamdulillah, Puji Tuhan!
Selain itu, bantuan juga datang dari Pemkab Bulukumba, Pemkab Simalungun, Pemkab Lahat, Pemkab Wonosobo, Pemkab Serdang Bedagai, Pemkab Indragiri Hulu, Pemkab Kendal, Pemkab Ogan Komering Ulu, Pemko Manado, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Bantuan Keuangan Provinsi Bersifat Khusus (BKP) Provinsi Sumatera Utara Tahap I dan II.
Donasi juga disalurkan melalui Korpri Provinsi Sumut, Korpri Kabupaten Bantul, Korpri Kota Semarang, komunitas Peduli Bencana Sumatera Gunung Kidul, MUBA Peduli Kabupaten Babel, warga Kota Surabaya, serta sejumlah donatur lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen seluruh dana bantuan yang masuk ke Kas Daerah akan disalurkan dan dipergunakan secara bertahap dan terukur untuk percepatan pemulihan pascabencana,” tegas Basyri.
Baca Juga: PT Taspen Salurkan JHT dan JKM bagi ASN Korban Bencana Ekologis Tapteng
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung dan bergotong royong dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Tapteng.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, para donatur, dan seluruh pihak yang telah membantu korban bencana alam di Tapanuli Tengah,” pungkasnya. (Zatam)
Editor : Editor Satu