NIAS, METRODAILY- Warga Desa Lölöfaösö, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, mendesak Pemerintah Desa setempat agar segera merealisasikan pekerjaan fisik yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Pasalnya, hingga pertengahan Januari, pembangunan jalan rabat beton dinilai belum dilaksanakan sesuai perencanaan.
Salah seorang warga Desa Lölöfaösö, Nasökhi Halawa, bersama Danösökhi Halawa, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima masyarakat, Dana Desa untuk kegiatan fisik tahun 2025 telah dicairkan. Namun, pelaksanaan pembangunan rabat beton tersebut belum dituntaskan.
“Yang kami lihat di lapangan, pekerjaan hanya sekitar kurang lebih 150 meter. Padahal, di papan informasi tertulis panjang pekerjaan sekitar 460 meter,” ujar Nasökhi kepada wartawan, Sabtu (17/1/2025).
Warga berharap pembangunan jalan yang menghubungkan Dusun II menuju Dusun III tersebut segera dilanjutkan dan diselesaikan. Menurut mereka, akses jalan itu sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari.
Sejumlah warga juga menyampaikan kekecewaannya melalui sambungan telepon. Mereka menegaskan akan melaporkan persoalan tersebut ke Inspektorat maupun Kejaksaan Negeri Gunungsitoli apabila pekerjaan jalan tidak segera dituntaskan.
Sementara itu, Kepala Desa Lölöfaösö, Mesati Waruwu, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, membenarkan adanya keterlambatan pelaksanaan kegiatan. Ia menyebutkan bahwa terdapat beberapa kendala teknis di lapangan.
“Memang ada sedikit kendala, di antaranya keberadaan tiang listrik serta banyaknya kayu yang tumbang di lokasi pekerjaan,” ujarnya singkat.
Pemerintah desa diharapkan dapat segera menyelesaikan hambatan tersebut agar pembangunan fisik Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat. (Dika)
Editor : Leo Sihotang