Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

UMKM Penopang Utama Perekonomian Daerah Labura

Edi Saragih • Rabu, 14 Januari 2026 | 17:38 WIB
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Labura.
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Labura.

LABURA, METRODAILY - Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr H Samsul Tanjung, menekankan pentingnya peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu pelaku UMKM di Kelurahan Aek Kota Batu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (13/1/2026).

Wabup Samsul Tanjung menyampaikan bahwa UMKM merupakan sektor yang paling tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk tekanan inflasi dan perlambatan ekonomi global. Menurutnya, keberadaan UMKM tidak hanya berperan dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi penggerak utama roda perekonomian di tingkat lokal.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Dengan mendukung UMKM, kita dapat menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samsul Tanjung.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara terus berupaya memberikan perhatian serius terhadap pengembangan UMKM melalui berbagai kebijakan dan program pendukung. Di antaranya adalah pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan manajemen, kemudahan perizinan, hingga fasilitasi akses permodalan dan pemasaran produk.

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya inovasi dan kualitas produk agar UMKM Labuhanbatu Utara mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun regional. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan.

Samsul Tanjung berdialog langsung dengan pelaku UMKM guna menyerap aspirasi dan mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa permasalahan yang disampaikan antara lain terkait keterbatasan modal usaha, distribusi produk, serta fluktuasi harga bahan baku.

Menanggapi hal tersebut, Wabup menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah serta menggandeng pihak perbankan dan stakeholder terkait untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Kita ingin UMKM di Labuhanbatu Utara tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, saya yakin UMKM mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas usaha, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.(gus)

 

Editor : Metro-Esa
#umkm #labura