Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Dusun 4 Tanjung Alam Keluhkan Bau Menyengat Kandang dan Pemotongan Bebek

Editor Satu • Selasa, 13 Januari 2026 | 17:10 WIB
Permukiman warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, yang terdampak aroma tidak sedap dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik warga setempat.
Permukiman warga di Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, yang terdampak aroma tidak sedap dari kandang dan tempat pemotongan bebek milik warga setempat.

ASAHAN, METRODAILY — Sejumlah warga Dusun 4 Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, mengeluhkan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari kandang bebek dan tempat pemotongan bebek milik seorang warga bernama D Simbolon.

Warga menilai keberadaan kandang tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan berpotensi berdampak pada kesehatan lingkungan sekitar.

Pasalnya, kandang tersebut menampung ratusan ekor bebek dan diduga tidak dikelola secara higienis. Selain beternak, pemilik kandang juga melakukan aktivitas pemotongan bebek di lokasi yang sama.

“Akibat tidak dikelola secara higienis, aroma menyengat dari kandang dan limbah pemotongan bebek harus kami rasakan setiap hari,” ujar sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (12/1/2026).

Keluhan warga semakin meningkat saat musim hujan. Genangan air disebut mempercepat penyebaran bau hingga ke permukiman warga, diduga akibat pembuangan limbah pemotongan bebek yang tidak tertangani dengan baik.

“Kalau hujan, baunya makin parah. Tapi saat tidak hujan pun tetap menyengat. Udara jadi pengap dan bikin sesak napas,” ungkap warga lainnya.

Kondisi tersebut membuat warga tidak nyaman berada di rumah. Bahkan, sebagian warga mengaku kehilangan selera makan dan sulit beristirahat akibat bau menyengat yang terus tercium sepanjang hari.

Warga menyatakan persoalan tersebut sudah pernah disampaikan kepada pemerintah desa, namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan atau solusi konkret.

“Kami berharap pemerintah desa bersama dinas terkait segera turun tangan untuk menertibkan kandang tersebut demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga,” harap mereka.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Alam, Lasmi, hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan warga Dusun 4 tersebut. (Ded)

Editor : Editor Satu
#bau tak sedap