SIDIMPUAN, METRODAILY — Satgas Yonzipur I/Bukit Barisan membangun Jembatan Aramco untuk memulihkan akses warga di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, pascabanjir yang merusak penghubung antara Kelurahan Lubuk Raya dan Desa Lubuk Manik.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menjelaskan progres pembangunan jembatan yang dikerjakan bersama Yonzipur I/DD, Zidam I/Bukit Barisan, dan Kodim 0212/Tapanuli Selatan telah mencapai 65 persen, Senin (12/1).
“Hari ini satu unit alat berat baby loader milik Pemko Padangsidimpuan dikerahkan untuk memperkuat struktur jalan jembatan. Material jembatan sudah terpasang sebanyak empat unit di aliran Sungai Aek Sibontar, disertai pengecoran dinding sayap kanan-kiri dan empat sudut tiang utama,” kata Asrul.
Jembatan ini memiliki bentangan 12 meter, lebar 3,5 meter, dan kedalaman 3 meter, yang dirancang untuk mendukung mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Kapendam menekankan bahwa percepatan pembangunan jembatan merupakan bentuk sinergi TNI AD dengan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana, sehingga mobilitas dan aktivitas warga dapat kembali normal dengan aman.
“Kami berkomitmen membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lancar dan aman,” ujar Asrul. (ant)
Editor : Editor Satu