TAPANULI SELATAN, METRODAILY — Satuan Tugas (Satgas) Yonzipur I/Dhira Dharma (DD) merampungkan pemasangan jembatan Bailey atau jembatan darurat yang menghubungkan Kecamatan Marancar dan Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Jembatan ini kembali membuka akses utama warga dari Kecamatan Marancar menuju Kecamatan Sipirok,” ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (11/1/2026).
Asrul menjelaskan, jembatan darurat tersebut dibangun menggunakan konfigurasi delapan petak (tipe 1-1) dengan panjang bentangan 24 meter, lebar 3,75 meter, serta memiliki kapasitas beban hingga 10 ton.
Ia menyebutkan, progres pemasangan jembatan telah mencapai 100 persen dan kini sudah dapat difungsikan secara penuh. Jembatan tersebut dapat dilalui oleh pejalan kaki, kendaraan roda dua, hingga kendaraan roda empat.
“Pemasangan jembatan Bailey ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Tapanuli Selatan,” kata Asrul.
Pekerjaan pemasangan jembatan darurat tersebut dilaksanakan oleh 22 personel Satgas Yonzipur I/DD di bawah pimpinan Lettu Czi Suyono.
Menurut Asrul, keberadaan jembatan ini memiliki peran strategis dalam memperlancar arus transportasi antar-kecamatan, sekaligus mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terhambat akibat terputusnya akses jalan.
“Kami akan terus mendukung penanganan bencana hingga seluruh akses dan aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya.
Kodam I/Bukit Barisan beserta jajaran, lanjut Asrul, berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai upaya, baik melalui jalur darat maupun udara. (ant)
Editor : Editor Satu