TAPUT, METRODAILY — Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma (Yon Zipur 1/DD) membangun jembatan Aramco di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara.
Jembatan itu guna memulihkan akses jalan warga yang terputus akibat bencana alam.
Jembatan tersebut menjadi akses utama masyarakat menuju area perkebunan yang selama ini terganggu pascabencana.
Kehadiran jembatan sementara ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
“Jembatan Aramco itu dibangun sebagai akses utama masyarakat Desa Janji Nauli menuju kebun,” ujar Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (11/1/2026).
Asrul menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 30 persen, dengan fokus pekerjaan pada pemasangan dinding pembatas dari batu kali di sisi kanan dan kiri jembatan.
“Jembatan yang dibangun berjenis Aramco dengan panjang total 8 meter, lebar 3 meter, serta kedalaman aliran air sekitar 3 meter,” jelasnya.
Lebih lanjut, struktur jembatan menggunakan pipa Aramco berdiameter 1,5 meter dengan panjang masing-masing 4 meter.
Sebanyak tiga unit pipa dipasang pada badan jembatan untuk menopang aliran air di bawahnya.
Satgas Gulbencal Yon Zipur 1/DD menargetkan pembangunan jembatan dapat diselesaikan tepat waktu agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Janji Nauli.
Baca Juga: Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Pasca Darurat Bencana
“TNI akan terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak hingga seluruh akses masyarakat kembali normal,” tegas Asrul.
Ia menambahkan, Kodam I/Bukit Barisan beserta jajaran berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana melalui berbagai upaya, baik melalui jalur darat maupun jalur udara. (net)
Editor : Editor Satu