TAPSEL, METRODAILY – PT Agincourt Resources (PTAR) mulai melakukan instalasi hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang Sungai Garoga di Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (8/1/2026).
Sebanyak 144 tenda berbentuk glamping akan didirikan pada lahan seluas 1,5 hektare. Huntara ini diperuntukkan bagi warga Desa Garoga dan Huta Godang, sesuai janji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, menjelaskan:
“Huntara tahap pertama ukuran 4x6 sebanyak 144 tenda, dan ukuran 6x6 kami pasang empat tenda di lahan seluas 1,4 hektare.”
Kementerian ESDM sebelumnya memberikan 257 tenda glamping, namun sesuai kesepakatan dengan Pemkab Tapsel, pembangunan tahap pertama diprioritaskan 144 tenda dengan kapasitas delapan orang per tenda, agar tidak ada tenda yang kosong karena beberapa warga telah menyewa rumah sementara.
Fasilitas pendukung huntara telah disiapkan, antara lain:
-
Listrik dan penerangan, sementara menggunakan mesin generator, jaringan listrik permanen direncanakan menyusul.
-
Air bersih, dengan rencana pengambilan dari sumur dalam yang diawasi ahli geologi Kementerian ESDM.
-
Pasokan LPG untuk memasak, yang akan dijamin melalui koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memastikan seluruh fasilitas dasar tersedia dan berfungsi sebelum huntara dihuni. Ia juga menekankan koordinasi berkelanjutan dengan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu untuk menjamin kelancaran pemenuhan kebutuhan pengungsi.
“Air bersih itu yang utama. Kami akan kirim ahli geologi untuk memastikan air layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Yuliot.
Huntara tahap pertama ini diharapkan segera dihuni, memberikan solusi cepat dan aman bagi warga terdampak banjir Garoga. (SAN)
Editor : Editor Satu