SIMALUNGUN, METRODAILY – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat sebanyak 88.867 kendaraan memanfaatkan ruas tol fungsional Sinaksak–Simpang Panei selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), terhitung sejak 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyampaikan pengoperasian fungsional ruas tol tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan pelayanan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun.
“Pemanfaatan ruas Sinaksak–Simpang Panei selama Nataru memberikan kemudahan mobilitas, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta secara signifikan memangkas waktu tempuh pengguna jalan,” ujar Dindin, Rabu (7/1).
Baca Juga: Timbul Lingga Raih Person of The Year 2025 HKBP, Terima Ulos Kehormatan
Setelah mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Nataru 2025/2026, pengoperasian fungsional ruas tol Sinaksak–Simpang Panei resmi ditutup kembali pada Minggu (4/1) pukul 24.00 WIB.
Selama masa pengoperasian, arus lalu lintas terpantau aman dan lancar, dengan dominasi kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi. Kondisi ini menunjukkan peran strategis ruas tol tersebut dalam mendukung perjalanan masyarakat di momen libur panjang.
Berdasarkan data lalu lintas Hamawas, puncak arus mudik terjadi pada 21 Desember 2025 dengan volume mencapai 25.590 kendaraan. Sementara puncak arus balik tercatat pada 4 Januari 2026, dengan jumlah kendaraan melintas mencapai 40.815 unit.
Baca Juga: Ridwan Kamil Resmi Cerai dari Atalia Praratya, Putusan Verstek Ditetapkan
Selain ruas tol fungsional, keberadaan Rest Area KM 99 di ruas Tol Tebing Tinggi–Indrapura juga menjadi fasilitas favorit pengguna jalan selama Nataru. Rest area ini dimanfaatkan sebagai lokasi istirahat yang nyaman sekaligus pusat layanan perjalanan.
Dindin menjelaskan, sejak mulai beroperasi pada 19 Desember 2025, tercatat lebih dari 22 ribu kendaraan singgah di Rest Area KM 99, dengan puncak kunjungan terjadi pada 2 Januari 2026.
“Rest Area KM 99 tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menghadirkan puluhan gerai kuliner UMKM serta Mini Galeri Budaya Sumatera Utara di Plaza B,” jelasnya.
Baca Juga: Wabup Simalungun Turun Tangan Urusi Sarang Tawon Berbahaya
Mini Galeri Budaya Sumut dinilai menjadi nilai tambah karena memberikan ruang edukasi bagi pengguna jalan untuk mengenal kekayaan budaya dan kearifan lokal daerah.
“Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan jalan tol yang andal, aman, dan nyaman selama periode libur Nataru,” tutur Dindin.
Saat ini, ruas tol Sinaksak–Simpang Panei masih dalam tahap penyempurnaan aspek keselamatan dan pemenuhan standar pelayanan sebelum dioperasikan secara penuh. Hamawas menargetkan ruas tol tersebut dapat beroperasi penuh pada libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. (rel)
Editor : Editor Satu