Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wali Kota Sibolga Daki Bukit Panomboman Tinjau Penyebab Banjir

Editor Satu • Rabu, 7 Januari 2026 | 11:30 WIB
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mendaki Bukit Panomboman untuk meninjau penyebab banjir dan potensi longsor di Kelurahan Simaremare.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mendaki Bukit Panomboman untuk meninjau penyebab banjir dan potensi longsor di Kelurahan Simaremare.

Simaremare Rawan Genangan, Pemko Siapkan Langkah Antisipasi Longsor

SIBOLGA, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melakukan langkah antisipatif untuk melindungi warga dari ancaman banjir dan longsor yang kerap terjadi saat hujan deras.

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik turun langsung ke lapangan dengan mendaki Bukit Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Senin (5/1/2026) sore.

Setiap kali hujan, Kelurahan Simaremare dilaporkan selalu tergenang air. Aliran air dari kawasan perbukitan bahkan kerap merendam rumah-rumah warga di wilayah tersebut.

Baca Juga: Minta Uang Aborsi, Siswi SMP Dibunuh Kekasihnya: Dicekik dan Ditikam di Perkebunan

Dalam peninjauan itu, Wali Kota menelusuri ruas jalan baru di Bukit Panomboman yang sebelumnya dibuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dengan dukungan Pemko Sibolga serta partisipasi Masria Sinurat, warga yang menghibahkan lahannya untuk pembangunan jalan.

Diketahui, pembukaan jalan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dikerjakan pada 2023, berupa pembukaan akses jalan dari Bukit TVRI menuju Bukit Panomboman hingga ke lokasi bekas Sekolah Perikanan Sibolga.

Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 2024, yakni pembukaan jalan dari Bukit TVRI tembus ke Dolok Martimbang, Kelurahan Angin Nauli.

Baca Juga: Kasus Super Flu Merebak, Warga Siantar Diminta Waspada

Turut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan tersebut Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, Kepala JFT Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB Gatot Satria Wijaya, serta Kepala Dinas PU-PR Kota Sibolga Arif Rahman.

Wali Kota menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi sumber aliran air dan potensi longsoran, sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat agar bencana tidak terus berulang dan mengancam keselamatan warga.

“Kami ingin memastikan warga di sekitar Jalan Sakura berada dalam kondisi aman. Dengan mengetahui sumber dan karakteristik longsoran, kita dapat menentukan langkah penanganan yang efektif ke depan, terutama saat hujan deras,” ujar Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Baca Juga: Anton Klaim Banyak Capaian Kinerja 2025, Tekankan Disiplin dan Inovasi di 2026

Pemko Sibolga berkomitmen menindaklanjuti hasil peninjauan tersebut sebagai dasar penyusunan langkah teknis dan kebijakan mitigasi bencana, guna meminimalkan risiko banjir dan longsor di wilayah rawan. (ts)

Editor : Editor Satu
#wali kota sibolga #penyebab banjir