Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Nataru 2025/2026, Mobilitas Warga Sumut Naik Tajam

Editor Satu • Rabu, 7 Januari 2026 | 10:40 WIB
Sekretaris Dishub Sumut, Rochani Litiloly, menyampaikan data lonjakan pergerakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Sekretaris Dishub Sumut, Rochani Litiloly, menyampaikan data lonjakan pergerakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

MEDAN, METRODAILY – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat lonjakan signifikan pergerakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Hampir seluruh moda transportasi mengalami peningkatan tajam dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Sekretaris Dishub Sumut, Rochani Litiloly, mengatakan berdasarkan analisis data angkutan jalan, terjadi pertumbuhan yang sangat signifikan baik dari sisi jumlah penumpang maupun kendaraan.

Baca Juga: BMKG Warning Cuaca Ekstrem! 7–8 Januari Simalungun Berpotensi Hujan Lebat

“Total penumpang angkutan jalan meningkat 55,87 persen, sementara jumlah kendaraan naik 50,34 persen dibandingkan Nataru 2024/2025,” ujar Rochani, Senin (5/1).

Data tersebut dihimpun dari lima terminal utama di Sumut, yakni Terminal Amplas, Pinang Baris, Tanjung Pinggir, Madya, dan Terminal Sibolga. Dari rekapitulasi itu, Dishub Sumut mencatat beberapa puncak arus pergerakan masyarakat.

Puncak arus mudik Natal terjadi pada H-4 (21 Desember 2025) dengan 7.106 penumpang. Puncak mudik Tahun Baru tercatat pada 30 Desember 2025 dengan 7.253 penumpang.

Sementara itu, puncak arus balik tertinggi terjadi pada 4 Januari 2026, dengan rekor harian mencapai 8.733 penumpang.

Baca Juga: Setahun Berjalan, Program MBG Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima Manfaat

Pada sektor angkutan udara, aktivitas penerbangan di Sumut juga terpantau sangat padat. Total pergerakan penumpang di tiga bandara utama mencapai 461.755 orang selama periode Nataru.

Bandara Internasional Kualanamu (KNO) mendominasi trafik dengan kontribusi 89,4 persen, menegaskan posisinya sebagai hub utama penerbangan domestik dan internasional.

Bandara Silangit (DTB) mencatat kinerja impresif sebagai pintu masuk kawasan wisata Danau Toba dengan dukungan 34 penerbangan tambahan (extra flight). Sementara Bandara Binaka (GNS) beroperasi normal tanpa penambahan penerbangan.

Puncak mudik Natal di seluruh bandara terjadi serentak pada H-3 (22 Desember 2025). Di Kualanamu tercatat 25.672 penumpang, sementara Bandara Binaka mencatat 988 penumpang, tertinggi selama periode Nataru.

Baca Juga: Dari Akademi ke Old Trafford, Darren Fletcher Wujudkan Mimpi Jadi Pelatih MU

Untuk arus balik, Kualanamu mencatat lonjakan terbesar pada H+10 (4 Januari 2026) dengan 30.670 penumpang dalam satu hari. Sementara Bandara Silangit mengalami puncak lebih awal pada H+7 (1 Januari 2026) dengan 2.813 penumpang, yang didominasi wisatawan pasca perayaan Tahun Baru.

Di sektor kereta api, Stasiun Besar Medan mencatat pertumbuhan penumpang sebesar 12,94 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan pengguna KA Bandara, serta kereta jarak menengah seperti Putri Deli dan Siantar Express.

Puncak mudik Natal kereta api terjadi pada H-1 (24 Desember 2025) dengan 24.093 penumpang, disusul puncak mudik Tahun Baru pada H+3 (28 Desember 2025) sebanyak 25.049 penumpang. Puncak arus balik tertinggi tercatat pada H+10 (4 Januari 2026) dengan 26.934 penumpang, sejalan dengan tren angkutan jalan.

Baca Juga: MU Pecat Ruben Amorim, Ole Gunnar Solskjaer Berpeluang Kembali?

Penyeberangan Danau Toba Justru Menurun

Berbeda dengan moda transportasi lain, kinerja angkutan penyeberangan Danau Toba justru mengalami penurunan. Total penumpang turun 13,75 persen, sementara kendaraan roda empat menurun 6,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, volume harian tetap tinggi sepanjang masa libur. Puncak mudik Natal terjadi pada 25 Desember 2025 dengan 6.386 penumpang, sementara puncak mudik Tahun Baru tercatat pada 1 Januari 2026 dengan 15.513 penumpang. Puncak arus balik tertinggi terjadi pada 3 Januari 2026 (H+9) dengan 16.682 penumpang.

“Volume penumpang di atas 13 ribu orang per hari terjadi sejak H+2 hingga H+10. Ini menunjukkan Danau Toba lebih berfungsi sebagai destinasi wisata libur panjang, bukan sekadar jalur transit mudik,” jelas Rochani.

Baca Juga: MU Pecat Ruben Amorim, Ada Tanda-Tanda Retak Sebelum Pemecatan

Pelabuhan dan Tol Ikut Naik

Pada sektor angkutan laut, Pelabuhan Belawan mencatat pertumbuhan moderat dengan kenaikan penumpang 8,24 persen. Puncak mudik Natal terjadi pada H-4 (21 Desember 2025) dengan 5.662 penumpang, sedangkan volume harian tertinggi tercatat pada H+1 (26 Desember 2025) dengan 5.708 penumpang. Puncak arus balik terjadi pada H+9 (3 Januari 2026).

Sementara itu, total pergerakan kendaraan di jalan tol Sumatera Utara mencapai lebih dari 5,2 juta kendaraan. Ruas jarak jauh Tol Trans-Sumatera mencatat pertumbuhan positif, dengan Binjai–Langsa sebagai ruas tertinggi (+11,05 persen) seiring dibukanya seksi baru hingga Pangkalan Brandan. Sebaliknya, ruas aglomerasi Medan–Binjai mengalami sedikit kontraksi.

Baca Juga: Endrick Ikuti Saran Ancelotti, Tinggalkan Real Madrid dan Hijrah ke Lyon

“Puncak lalu lintas tol terjadi serentak pada H+10 (4 Januari 2026). Hampir seluruh gerbang tol mencatat rekor volume harian tertinggi,” ujar Rochani.

Ia mencontohkan, di ruas Inderapura–Kisaran, volume kendaraan melonjak menjadi 20.381 kendaraan, jauh di atas rata-rata harian normal sekitar 13.000 kendaraan. (san/ram/smg)

Editor : Editor Satu
#Dishub Sumut