SIANTAR, METRODAILY – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) kembali menutup Gerbang Tol Simpang Panei, Minggu (4/1) pukul 24.00 WIB, setelah sebelumnya difungsikan secara gratis selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Penutupan tersebut disampaikan Senior Staff Corporate Communication PT Hutama Marga Waskita, Hafiz Eko Diantoro.
Ia menjelaskan, penutupan dilakukan untuk pembenahan lanjutan sambil menunggu arahan pemerintah terkait pengoperasian secara reguler.
Baca Juga: Harga Emas Jadi Biang Inflasi, 11 Kali Sumbang Kenaikan Harga Sepanjang 2025
“Exit Tol Simpang Panei memang ditutup kembali pukul 24.00 WIB. Selanjutnya akan dilakukan pembenahan sambil menunggu arahan pemerintah,” ujar Hafiz kepada wartawan.
Hafiz menilai, kehadiran Gerbang Tol Simpang Panei selama momen Nataru memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas di Kota Pematangsiantar.
Pengendara dari luar kota dapat langsung menuju Parapat atau Pematang Raya tanpa harus melintasi pusat Kota Pematangsiantar.
Dampak positif tersebut semakin terasa dengan dibukanya jalan outer ring road oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar yang menghubungkan Jalan Siantar–Parapat dan Jalan Siantar–Seribudolok.
Baca Juga: Hari Terakhir Libur Nataru, Polres Simalungun Amankan 10 Destinasi Wisata Favorit
Sejak dibuka secara fungsional pada 16 Desember 2025, arus lalu lintas di Simpang II Pematangsiantar yang merupakan persimpangan menuju Parapat, Pematang Raya, dan Kota Pematangsiantar terpantau lancar tanpa kemacetan panjang.
Hafiz menyebutkan, data jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Sinaksak dan Simpang Panei masih dalam tahap rekapitulasi dan akan disampaikan setelah proses tersebut selesai.
Pada hari terakhir pengoperasian gratis, Minggu (4/1), Gerbang Tol Simpang Panei dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat dan wisatawan. Sejak difungsikan gratis pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, arus kendaraan terpantau ramai namun tetap terkendali.
Baca Juga: Awal Tahun, 62 Personel Polres Pematangsiantar Naik Pangkat
“Khusus hari terakhir, volume kendaraan meningkat cukup signifikan dibanding hari biasa, tetapi masih lancar dan tidak terjadi penumpukan,” kata Hafiz.
Berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi, bus pariwisata, hingga minibus, silih berganti melintasi gerbang tol yang menjadi akses strategis menuju kawasan wisata Danau Toba.
Kebijakan pengoperasian gratis dinilai membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata selama libur akhir tahun.
Gerbang Tol Simpang Panei dinilai berperan penting sebagai pintu masuk menuju destinasi unggulan Danau Toba karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dan meningkatkan minat kunjungan wisata.
Baca Juga: Tertidur di Musala SPBU, Dua iPhone Pemudik Raib Digondol Maling
Sebelumnya, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Nataru 2025/2026, Hamawas membuka secara fungsional sebagian Seksi 4 Dolok Merawan–Pematangsiantar, segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,59 kilometer.
Segmen tersebut dibuka secara fungsional pada 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan waktu operasional pukul 07.00–17.00 WIB.
Direktur Utama Hamawas Dindin Solakhuddin mengatakan, seluruh persiapan telah dilakukan, mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, rambu lalu lintas, fasilitas keselamatan, kesiapan personel, hingga optimalisasi sistem pemantauan lalu lintas.
“Walaupun ruas tol Sinaksak–Simpang Panei difungsionalkan untuk mendukung mobilitas Nataru, kami tetap berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur dan pelayanan agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman,” ujar Dindin. (net)
Editor : Editor Satu