Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Brimob Polda Sumut Evakuasi 45 Warga Terisolir Banjir di Tapteng

Editor Satu • Senin, 5 Januari 2026 | 15:30 WIB
Personel Sat Brimob Polda Sumut mengevakuasi warga yang terisolir banjir di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Jumat (2/1/2026).
Personel Sat Brimob Polda Sumut mengevakuasi warga yang terisolir banjir di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Jumat (2/1/2026).

TAPTENG, METRODAILY — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengevakuasi 45 warga yang terisolir akibat banjir di Lorong IV, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (2/1/2026).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan sungai meluap hingga memutus akses jalan penghubung antarwilayah.

Luapan air memutus akses jalan dari Kelurahan Sait Kalangan II, Desa Huraba, menuju Kelurahan Hutanabolon. Akibatnya, puluhan warga terjebak dan membutuhkan bantuan evakuasi segera.

Baca Juga: Bupati Batu Bara Tegaskan Kerukunan Umat Beragama Jadi Fondasi Pembangunan

Sekitar pukul 12.30 WIB, seorang warga bernama Mendrofa melaporkan kondisi tersebut ke Posko Satuan Brimob Polda Sumut yang berada di Kelurahan Hutanabolon.

Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 13.00 WIB sebanyak 19 personel Sat Brimob yang dipimpin Dpp Brigpol Boy Naibaho langsung bergerak menuju lokasi terdampak.

Dengan mengutamakan keselamatan warga, personel Brimob melakukan evakuasi di tengah genangan air dan medan yang sulit akibat akses jalan terputus. Sebanyak 45 warga berhasil dievakuasi menuju posko pengungsian di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, serta Desa Hutaraja.

Baca Juga: Kurang dari 4 Jam, Polres Simalungun Tangkap Pembunuh Siswi SMP

Seluruh warga yang dievakuasi dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.30 WIB dan berjalan lancar meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca dan kondisi lapangan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam situasi bencana merupakan bentuk komitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat. Begitu menerima laporan adanya warga yang terisolir akibat banjir, personel langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah seluruh warga berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga: Warga Mabang Pasir Tapsel Masih Trauma, Desak Normalisasi Sungai Batang Toru

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila membutuhkan bantuan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti respons cepat dan kepedulian Sat Brimob Polda Sumut dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus mempertegas kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam situasi darurat. (rel/sya)

Editor : Editor Satu
#brimob polda sumut #terisolir banjir #Banjir tapteng