KARO, METRODAILY – Markas Cabang Laskar Merah Putih (MACAB LMP) Kabupaten Karo melalui Satuan Pelajar Mahasiswa Laskar Merah Putih Tanah Karo (SAPMA LMP TAN KAR) menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir dan longsor di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.
Bantuan berupa 50 sak karung beras, susu, peralatan mandi, mie instan, makanan ringan, dan buah-buahan ini diantar langsung oleh SAPMA LMP Tanah Karo bersama relawan yang dikomandoi Ketua SAPMA LMP Tanah Karo, Michael Ginting, dan Sekretaris Reynaldy Tarigan, Minggu (28/12/2025).
Perjalanan ke lokasi terdampak tidak mudah. Tim harus menempuh jalur yang masih tertutup lumpur dan kayu sisa banjir. Michael Ginting menekankan kondisi desa yang memprihatinkan.
Baca Juga: Klaim Pemulihan 90 Persen Diprotes, Warga Kepung Kantor Camat Barus
“Banyak anak-anak yang rawan terkena penyakit, air bersih terbatas, dan stok makanan semakin menipis. Pemerintah harus segera tanggap,” ujarnya.
Ketua MACAB LMP Karo, Gembira Ginting, menambahkan, bantuan ini murni berasal dari internal organisasi tanpa melibatkan pihak luar. “Kami berharap sumbangan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita korban bencana, sekaligus meringankan beban mereka,” kata Gembira, didampingi Sekretaris LMP Karo, Bistok Situmorang, SE.
Michael yang akrab disapa "Kael" juga menyampaikan terima kasih kepada semua relawan yang terlibat. “Ini bentuk kepedulian spontanitas dari internal kami. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat dan mereka tetap semangat menghadapi bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Pemko Sibolga Salurkan Dana Tunggu Hunian kepada 34 KK Korban Bencana
Warga Desa Batu Sumbang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian MACAB LMP Karo dan SAPMA LMP Tanah Karo yang langsung turun ke lokasi meski menghadapi perjalanan berat. “Semoga Allah membalas kebaikan kalian,” ujar salah seorang warga.
Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penanganan awal bagi warga yang rawan penyakit pascabanjir dan mendorong pemerintah daerah serta pusat untuk segera melakukan penanganan bencana lebih menyeluruh. (mg)
Editor : Editor Satu