HUMBAHAS, METRODAILY — Resva Panjaitan, aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, yang sempat viral dan menuai sorotan publik akibat pernyataannya di media sosial, kini resmi dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Humbahas.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan pada Senin (29/12/2025) di Kantor Bupati Humbahas, Bukit Inspirasi, Doloksanggul. Sebelumnya, Resva menjabat sebagai Sekretaris BPKPD dan merupakan pejabat eselon III.
Resva dilantik bersama 18 PNS pejabat pimpinan tinggi pratama, berdasarkan Keputusan Bupati Humbahas Nomor 821/436/HH/XII/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Selain itu, turut dilantik 20 PNS lainnya sebagai administrator, pengawas, dan Kepala UPTD Puskesmas melalui Keputusan Bupati Nomor 821/437/HH/XXI/2025.
Baca Juga: Banjir Kembali Rendam Tapteng, Masinton Desak Normalisasi Sungai dan Pembangunan Tanggul
Dalam arahannya, Bupati Oloan menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjauhi sikap arogan.
“Layani masyarakat dengan sepenuh hati, tulus, rendah hati, dan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat,” ujar Oloan.
Ia juga meminta para pejabat memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) jabatan masing-masing, serta menjadikannya sebagai pedoman utama dalam setiap pengambilan keputusan.
“Laksanakan tugas dengan berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Hindari segala bentuk perilaku tercela yang dapat mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.
Baca Juga: Remaja Asal Taput Tewas Tenggelam di Danau Toba Saat Berwisata ke Desa Meat
Oloan turut mendorong terbangunnya kerja sama internal dan lintas sektor, serta meminta pejabat untuk terus berinovasi demi peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Sempat Viral dan Dibully Netizen
Nama Resva Panjaitan sebelumnya menjadi perbincangan publik setelah komentarnya di akun Facebook Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun Parhobas (@Yunita Rebeka Marbun Parhobas) pada 3 Desember 2025 menuai reaksi keras dari warganet.
Dalam komentarnya, Resva menyinggung realisasi pembayaran perjalanan dinas Wakil Bupati, yang menurutnya telah dibayarkan melalui bendahara sekretariat dan ajudan.
Pernyataan tersebut dianggap sebagian netizen tidak pantas dan tidak etis, karena disampaikan di ruang publik dan ditujukan kepada pimpinan daerah.
Baca Juga: Arus Balik Nataru 2026 di Toba Padat tapi Lancar, Polisi Siagakan Tim Urai di Jalinsum
Komentar tersebut langsung dibanjiri kritik dan hujatan, dengan sebagian besar netizen menilai Resva tidak menghargai posisi Wakil Bupati sebagai pejabat pilihan masyarakat sekaligus atasan langsungnya.
Sementara itu, unggahan Wakil Bupati Junita sebelumnya berisi ungkapan syukur atas kehadirannya dalam RUPS Bank Sumut, serta curahan hati terkait tugasnya yang dijalani tanpa ajudan resmi dalam beberapa bulan terakhir. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Humbahas bekerja secara profesional, setia, dan amanah.
Meski sempat menjadi polemik di ruang publik, Resva kini dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Kepala BPKPD Humbahas. (gam)
Editor : Editor Satu