Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut Dimulai, Ini Daftarnya

Editor Satu • Selasa, 23 Desember 2025 | 16:30 WIB
Wagub Sumut Surya bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian melakukan groundbreaking Huntap tahap awal bagi korban banjir dan longsor Sumut.
Wagub Sumut Surya bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian melakukan groundbreaking Huntap tahap awal bagi korban banjir dan longsor Sumut.

TAPTENG, METRODAILY — Pemerintah Sumatera Utara memulai tahap awal pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk korban bencana banjir dan longsor.

Peletakan batu pertama dilakukan di Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Minggu (21/12/2025), oleh Wakil Gubernur Sumut Surya, Menteri PKP Maruarar Sirait, dan Mendagri Tito Karnavian.

Dalam tahap awal ini, pembangunan Huntap di Sumut terbagi sebagai berikut:

Wagub Sumut Surya berharap pembangunan Huntap selesai tepat waktu agar warga terdampak bencana dapat segera menempati rumah baru dan meninggalkan pengungsian.

Ia juga meminta masyarakat bersabar dan ikut mendukung percepatan pembangunan bersama TNI, Polri, BNPB, serta elemen masyarakat lainnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa seluruh kekuatan negara dikerahkan untuk memulihkan Sumut. “Negara hadir, Presiden mengerahkan semua koordinasi, keuangan, dan sumber daya. Mari kita bekerja cepat,” katanya.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, seluruh rumah yang terdampak, baik ringan, sedang, maupun berat, akan dibantu. Untuk rumah rusak berat atau hilang, pemerintah membangun Huntap tanpa membebani korban bencana.

Secara total, pembangunan Huntap korban bencana di Sumatera mencapai lebih dari 2.600 unit, termasuk Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan juga datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang membangun lebih dari 2.000 unit, ditambah dukungan pribadi Menteri PKP Maruarar Sirait. (rel)

Editor : Editor Satu
#hunian tetap pascabencana