LABURA, METRODAILY — Puluhan anak di Kecamatan Aek Natas menjalani khitanan massal yang digelar PT Socfindo Kebun Aek Pamienke. Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan itu turut dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, Senin (22/12/2025).
Kehadiran orang nomor dua di Labura itu disambut jajaran manajemen PT Socfindo, unsur Forkopimca Aek Natas, tokoh masyarakat dan agama, tenaga medis, serta para orang tua peserta. Sejak pagi, suasana lokasi kegiatan tampak tertib dan penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samsul Tanjung menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Socfindo yang secara konsisten menjalankan program sosial di wilayah operasionalnya.
Baca Juga: 2.297 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Labuhanbatu Tegaskan Kepastian Status Honorer
Menurut dia, khitanan massal memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah di bidang kesehatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara sangat mengapresiasi PT Socfindo yang terus bersinergi melalui program sosial,” ujar Samsul.
Ia berharap PT Socfindo Kebun Aek Pamienke dan perusahaan lain yang beroperasi di Labura dapat terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Baca Juga: Pemko Tanjungbalai Gandeng BRIN, Sektor Perikanan Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Baru
Sementara itu, manajemen PT Socfindo Kebun Aek Pamienke menjelaskan bahwa khitanan massal merupakan agenda rutin dalam rangkaian program CSR perusahaan.
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat sekitar, mempererat hubungan perusahaan dengan warga, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjalankan program sosial yang berkelanjutan dan bermanfaat. Melalui khitanan massal ini, kami berharap anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan orang tua merasa terbantu,” ujar perwakilan manajemen.
Proses khitan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan memperhatikan standar kesehatan, kebersihan, dan keselamatan.
Baca Juga: Kejari Tanjungbalai Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah KPU Rp1,2 Miliar
Selain tindakan medis, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan pascakhitan. PT Socfindo turut memberikan bingkisan kepada seluruh peserta sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral.
Para orang tua peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai khitanan massal sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memberikan layanan kesehatan yang aman bagi anak-anak. (gus)