Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

200 Huntap untuk Korban Banjir dan Longsor Dibangun di Sibolga

Editor Satu • Selasa, 23 Desember 2025 | 11:30 WIB
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Menteri PKP RI Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat groundbreaking pembangunan 200 hunian tetap di Sibolga, Minggu.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Menteri PKP RI Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat groundbreaking pembangunan 200 hunian tetap di Sibolga, Minggu.

SIBOLGA, METRODAILY – Harapan baru bagi warga Kota Sibolga korban banjir dan longsor mulai terwujud. Pemerintah Kota Sibolga menyiapkan lahan untuk pembangunan 200 hunian tetap (huntap) di kawasan GOR Parombunan, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan.

Pembangunan hunian tersebut ditandai dengan groundbreaking oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Minggu (21/12/2025).

Proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah pesisir Sumatera Utara.

Maruarar menegaskan, pembangunan 200 huntap di Sibolga merupakan tindak lanjut langsung arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Hunian yang dibangun, kata dia, bukan bersifat sementara, melainkan rumah permanen yang layak huni bagi masyarakat terdampak bencana.

“Bapak Presiden menekankan bahwa hunian ini harus layak, aman, dan manusiawi. Ini bukan hunian sementara, tetapi hunian tetap bagi warga korban bencana di Sibolga,” ujar Maruarar dalam sambutannya.

Pembangunan huntap tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang selama ini aktif dalam program kemanusiaan dan penanganan bencana di berbagai daerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan, pemerintah juga menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak sesuai tingkat kerusakan.

Untuk rumah rusak ringan disiapkan bantuan sekitar Rp20 juta, rusak sedang Rp40 juta, sementara rumah rusak berat hingga hanyut mendapat bantuan lebih besar yang telah dianggarkan pemerintah.

“Penyaluran bantuan dapat segera dilakukan setelah pendataan penerima oleh pemerintah daerah dilengkapi dan diverifikasi,” kata Tito.

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan nyata bagi masyarakat Sibolga. Menurutnya, pembangunan huntap menjadi tonggak penting bagi pemulihan sosial dan ekonomi warga pascabencana.

“Bantuan ini sangat berarti dan menjadi harapan baru bagi masyarakat kami untuk bangkit dan menata kembali kehidupan,” ujar Syukri.

Acara groundbreaking turut dihadiri perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, unsur Forkopimda Kota Sibolga, serta masyarakat terdampak bencana. (ts)

Editor : Editor Satu
#banjir sibolga #hunian tetap #sibolga #huntap