Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jalur Sipirok–Tarutung Masih Mengancam, Polisi Minta Pengendara Pilih Jalur Aman

Editor Satu • Senin, 22 Desember 2025 | 13:50 WIB
Material longsor menutup sebagian badan Jalan Lintas Sumatera di jalur Sipirok–Tarutung, Tapanuli Selatan, usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Material longsor menutup sebagian badan Jalan Lintas Sumatera di jalur Sipirok–Tarutung, Tapanuli Selatan, usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

TAPSEL, METRODAILY — Jalur Lintas Sumatera yang menghubungkan Sipirok–Tarutung masih menyimpan ancaman serius. Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menyatakan ruas jalan nasional tersebut rawan longsor susulan, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

“Kami mengimbau pengendara agar ekstra waspada. Kondisi jalan belum sepenuhnya aman dan masih berpotensi terjadi longsor,” kata Kasat Lantas Polres Tapsel IPTU James Sihombing, Minggu (21/12/2025).

Ia menyarankan pengguna jalan, baik dari arah Medan menuju Padangsidimpuan maupun sebaliknya, untuk sementara memilih jalur alternatif yang dinilai lebih aman guna menghindari risiko kecelakaan.

Baca Juga: Air Sumur Bor di Tapsel Bisa Terbakar, Diduga Ada Gas di Bawah Tanah

Peringatan tersebut menyusul longsor susulan di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, tepatnya di sekitar Rumah Makan Sinyarnyar. Longsoran yang terjadi Sabtu malam itu sempat menutup badan jalan nasional dan mengganggu arus lalu lintas.

“Hujan deras memicu runtuhan tebing. Material berupa lumpur, bebatuan, dan pepohonan menutup badan jalan,” ujar James.

Menurutnya, sejumlah titik tebing di sepanjang jalur Sipirok–Tarutung masih labil. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, potensi longsor susulan meningkat signifikan.

“Kami minta pengendara tidak memaksakan diri melintas jika kondisi cuaca memburuk,” katanya.

Baca Juga: Relawan SPPG Dibegal Usai Bertugas, Satu Pelaku Dikejar hingga Deliserdang

Camat Sipirok Sahruddin Perwira turut membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut ancaman longsor bisa terjadi sewaktu-waktu, seperti kejadian yang berlangsung sekitar pukul 19.40 WIB pada malam sebelumnya.

“Cuaca belum bersahabat. Masyarakat yang melintas harus meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Aparat kepolisian dan pemerintah setempat terus memantau kondisi jalur nasional itu sembari berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan. (ant)

Editor : Editor Satu
#Jalur Sipirok Tarutung #rawan longsor