Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemkab Tapteng Siapkan Hunian Sementara bagi Korban Banjir dan Longsor

Editor Satu • Senin, 22 Desember 2025 | 12:40 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Sabtu (20122025).
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Sabtu (20122025).

TAPTENG, METRODAILY — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat menangani dampak banjir bandang dan tanah longsor dengan menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat hingga hanyut.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan, penyediaan huntara merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keberlangsungan hidup masyarakat terdampak bencana.

Hal itu disampaikannya saat meninjau lokasi rencana pembangunan huntara di Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Bupati Tapteng Percepat Normalisasi Sungai dan Air Bersih Pascabencana

“Negara harus hadir membantu masyarakat yang terkena bencana. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar segera menyiapkan hunian, supaya kehidupan warga bisa kembali normal,” ujar Masinton.

Masinton menekankan, seluruh jajaran pemerintah daerah harus bekerja cepat dan maksimal, tanpa setengah hati. Ia meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga lurah dan kepala desa bertanggung jawab penuh dalam melayani masyarakat terdampak.

“Kita ingin kehidupan masyarakat kembali normal. Karena itu, lahan huntara harus aman dari potensi longsor dan banjir, serta memiliki status yang jelas, clean and clear, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Baca Juga: Rumah Hilang Didahulukan, Gubsu Bobby Siapkan 1.006 Hunian Tetap untuk Korban Banjir dan Longsor

Menurut Masinton, lokasi hunian sementara diupayakan tetap berada di sekitar tempat tinggal warga sebelumnya agar mata pencaharian mereka tidak terganggu.

Bahkan, bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang namun memiliki lahan pribadi yang memenuhi syarat, pemerintah akan mempertimbangkan pembangunan huntara di lokasi tersebut.

“Fasilitas umum harus tersedia. Air bersih dan listrik wajib ada, sehingga warga bisa tinggal dengan layak dan aman,” pungkas Masinton. (Ztm)

Editor : Editor Satu
#pemkab tapteng #hunian sementara #rumah bagi korban banjir