Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Rumah Hilang Didahulukan, Gubsu Bobby Siapkan 1.006 Hunian Tetap untuk Korban Banjir dan Longsor

Editor Satu • Senin, 22 Desember 2025 | 12:20 WIB

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapsel.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapsel.

TAPSEL, METRODAILY — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera membangun 1.006 unit rumah bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara.

Pembangunan hunian tetap tersebut akan dilakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, program pembangunan rumah ini telah diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan, yakni rumah rusak ringan, rusak berat, dan rumah hilang.

Pemerintah, kata Bobby, akan memprioritaskan warga yang rumahnya masuk kategori hilang karena tersapu banjir atau berubah menjadi aliran sungai.

Baca Juga: Banjir dan Longsor, Pemkab Taput Kebut Pembukaan Akses Jalan Nasional

“Kita sudah mengkategorikan rumah rusak berat, ringan, dan ada yang rumahnya hilang. Yang hilang ini rumahnya sudah menjadi aliran sungai. Kondisi seperti ini yang kita prioritaskan untuk mendapat hunian tetap di tahap awal,” ujar Bobby usai meninjau pembangunan Jembatan Aek Garoga dan Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (19/12/2025).

Menurut Bobby, pembangunan tahap awal ditargetkan rampung pada awal tahun depan agar warga yang masih mengungsi dapat segera menempati hunian tetap. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan untuk rumah dengan kategori rusak berat dan rusak ringan.

“Lahannya akan kita cek di tiap kabupaten dan pembangunan akan segera dimulai. Harapannya, di awal tahun depan masyarakat yang masih mengungsi sudah bisa pindah ke rumah hunian tetap,” katanya.

Baca Juga: Kemenkeu–PT SMI Turun ke Taput, Siapkan Skema Penanganan Banjir dan Longsor

Dari Kabupaten Tapanuli Selatan, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas sekitar lima hektare di Desa Hapesong. Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun sebanyak 227 unit rumah bagi korban banjir dan longsor.

“Kami mengajukan 227 rumah dan akan dibangun di Desa Hapesong, di atas lahan PTPN seluas lima hektare. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Gus Irawan.

Sebelumnya, Bobby Nasution juga telah meninjau lokasi rencana pembangunan hunian bagi korban banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. Salah satu lokasi yang dipersiapkan adalah lahan Asrama Haji di Kecamatan Pinangsori. Dalam waktu dekat, Bobby juga dijadwalkan meninjau lokasi pembangunan hunian korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga: Bupati Taput Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Purbatua

Program pembangunan 1.006 unit rumah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga terdampak bencana sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah Tapanuli. (H15/DIS)

Editor : Editor Satu
#rumah bagi korban banjir #Gubernur Bobby Nasution