Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Update Bencana Tapteng: Korban Meninggal 131 Orang, 8 Desa Masih Terisolir

Editor Satu • Jumat, 19 Desember 2025 | 11:40 WIB

 

Proses pengerahan alat berat oleh Pemkab Tapteng untuk membersihkan material tanah longsor dari akses jalan yang tertutup akibat bencana.
Proses pengerahan alat berat oleh Pemkab Tapteng untuk membersihkan material tanah longsor dari akses jalan yang tertutup akibat bencana.

PANDAN, METRODAILY – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah (Tapteng) merilis data terbaru terkait korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu sejak 25 November 2025.

Hingga minggu ketiga pascabencana, jumlah korban meninggal tercatat 131 jiwa. Sementara itu, korban selamat namun luka-luka berjumlah 26 jiwa, dalam pencarian 41 jiwa, dan pengungsi mencapai 10.887 jiwa.

Data pengungsi tersebar di 12 kecamatan, dengan rincian:

Dua desa telah berhasil keluar dari status terisolir, yakni Kelurahan Sipange (Tukka) dan Desa Hudopa Nauli (Kolang). Namun, 8 desa di 4 kecamatan masih terisolir karena akses jalan tertutup material longsor. Delapan desa tersebut adalah:

  1. Desa Saur Manggita (Tukka)
  2. Desa Sait Kalangan 2 (Tukka)
  3. Desa Sibiobio (Sibabangun)
  4. Desa Sialogo (Lumut)
  5. Desa Bonandolok (Sitahuis)
  6. Desa Naga Timbul (Sitahuis)
  7. Kelurahan Nauli (Sitahuis)
  8. Desa Simaninggir (Sitahuis)

Pemkab Tapteng terus mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan dan membersihkan material tanah longsor, sehingga warga yang terisolir dapat kembali beraktivitas normal.

BPBD menegaskan, upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan pembukaan akses tetap menjadi prioritas utama hingga seluruh wilayah terdampak bencana kembali normal. (dh)

 

Editor : Editor Satu
#korban meninggal #desa terisolir #Banjir tapteng