Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Travel Medan Belum Layani Penumpang ke Tapteng dan Sibolga, Jalur Masih Terputus Pascabanjir

Editor Satu • Jumat, 19 Desember 2025 | 11:20 WIB

 

Suasana Terminal Tipe A Medan Amplas, di mana sejumlah loket travel belum melayani penumpang menuju Tapteng, Taput, dan Sibolga pascabanjir.
Suasana Terminal Tipe A Medan Amplas, di mana sejumlah loket travel belum melayani penumpang menuju Tapteng, Taput, dan Sibolga pascabanjir.

MEDAN, METRODAILY – Sejumlah loket travel di Terminal Tipe A Medan Amplas hingga Rabu (17/12/2025) belum membuka layanan transportasi dari Medan menuju Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dan Kota Sibolga.

Ketidaktersediaan layanan ini disebabkan oleh putusnya sejumlah ruas jalan akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025, yang hingga kini belum sepenuhnya dapat dilalui.

“Untuk jalur Kota Sibolga, Tapteng, Taput, dan beberapa daerah lain belum bisa kita tembus akibat longsor kemarin,” ujar Raimon, petugas loket di Terminal Amplas Medan.

Hal senada disampaikan penjaga loket Bus Bintang Tapanuli Utara, yang menambahkan bahwa meski tersedia jalur alternatif, biaya operasional menjadi kendala karena rutenya lebih jauh.

“Kalau melewati rute tersebut, ongkosnya pasti mahal. Kalaupun ada, seperti taksi gelap dan ongkosnya lebih tinggi,” ujarnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Firman Darmansyah, mengatakan bahwa menjelang libur panjang Natal (24–25 Desember 2025) dan Tahun Baru (1 Januari 2026), pihak kepolisian melakukan pengalihan jalur untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas karena jalur utama masih tertutup pascabencana.

Firman menjelaskan, jalur dari Taput menuju Tapteng dialihkan melalui Humbang Hasundutan (Humbahas) – Kecamatan Pakkat – Tapteng – Sibolga, sementara jalur dari Tapanuli Selatan (Tapsel) ke Tapteng dialihkan melalui PTPN III dan keluar di Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

“Seperti jalur Taput ke Tapteng masih belum terbuka, sehingga dialihkan melalui Humbahas–Pakkat–Tapteng–Sibolga. Jalur Tapsel ke Tapteng dialihkan melalui PTPN III dan keluar dari Sibabangun,” jelas Firman.

Masyarakat dan pengelola travel berharap perbaikan infrastruktur segera rampung, sehingga transportasi darat kembali normal, terutama menjelang momentum libur panjang Nataru 2025/2026. (net)

 

Editor : Editor Satu
#Pascabanjir #travel medan sibolga #akses putus