MEDAN, METRODAILY– Sebanyak 24.086 orang di Sumatera Utara (Sumut) masih mengungsi akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.
Data tersebut dicatat oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut hingga Senin (15/12/2025) sore.
Berdasarkan laporan Pusdalops, para pengungsi tersebar di enam dari 19 kabupaten/kota terdampak bencana. Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 10.887 orang.
Adapun rincian jumlah pengungsi lainnya meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 5.197 orang, Kabupaten Langkat 3.316 orang, Kota Sibolga 2.096 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 1.452 orang, serta Kabupaten Tapanuli Utara 1.138 orang.
“Data ini merupakan pembaruan per 15 Desember 2025 pukul 17.00 WIB,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, seperti dilansir Antara, Senin (15/12/2025).
Sri Wahyuni menyampaikan, berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing bersama instansi terkait, mulai dari evakuasi warga, pendirian posko pengungsian, hingga penyaluran bantuan logistik.
Ia memastikan informasi terkait dampak dan penanganan bencana akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
Sementara itu, Pusdalops PB Sumut mencatat total 19 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor. Wilayah tersebut meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga.
Selain itu, bencana juga melanda Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Batu Bara, serta Kabupaten Mandailing Natal. (net)
Editor : Editor Satu