TANJUNGBALAI — Kepolisian Resor (Polres) Tanjungbalai kembali menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan berupa Strong Point, Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan keramaian, kemacetan, dan potensi gangguan keamanan.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, melalui Kasubsipidm Sihumas Ipda Ruslan, S.IP, mengatakan bahwa Strong Point difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di persimpangan padat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari saat masyarakat berangkat bekerja dan pelajar menuju sekolah.
“Kegiatan Strong Point bertujuan untuk mengurai kemacetan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kehadiran personel di lapangan juga berfungsi sebagai deteksi dini dan pencegahan terhadap tindak kriminal seperti begal, jambret, dan kejahatan jalanan lainnya,” ujar Ipda Ruslan.
Ia menjelaskan, personel Polres Tanjungbalai disiagakan di berbagai lokasi strategis dan vital, mulai dari kawasan sekolah, pusat aktivitas masyarakat, hingga titik-titik yang dinilai memiliki potensi tinggi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kehadiran polisi di lapangan merupakan wujud komitmen Polres Tanjungbalai dalam memastikan aktivitas warga berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Ipda Ruslan menambahkan, kegiatan Strong Point dilaksanakan secara rutin setiap hari sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan saat beraktivitas di jalan.
“Kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya. (gia)
Editor : Editor Satu