TAPTENG, METRODAILY – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menyatakan kondisi wilayahnya pascabencana banjir bandang dan longsor mulai berangsur membaik.
Kendati demikian, jaringan listrik dan internet masih terbatas, sementara instalasi air bersih dilaporkan rusak total.
Masinton mengatakan, meski masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, pasokan listrik dan jaringan internet secara bertahap sudah kembali menyala di sebagian wilayah.
“Kondisi mulai terurai perlahan. Listrik dan internet sudah menyala meskipun masih terbatas. Pasokan BBM juga mulai lancar, namun tetap perlu pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh spekulan,” ujar Masinton, Senin (15/12/2025).
Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memperpanjang masa tanggap darurat guna memaksimalkan penanganan dampak bencana.
Hingga kini, masih terdapat sembilan desa yang terisolasi dan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki atau melalui pengiriman bantuan udara.
Selain akses dan jaringan komunikasi, persoalan serius lainnya adalah kerusakan total instalasi air bersih di wilayah Tapteng.
“Kami membutuhkan penanganan cepat untuk pemulihan air bersih karena seluruh instalasi rusak total, mulai dari hulu hingga jaringan distribusi ke rumah warga,” tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Minggu (14/12/2025), saat bencana pertama kali terjadi tercatat 554.048 pelanggan di Sumatera Utara mengalami pemadaman listrik. Hingga kini, 543.037 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik.
Sementara itu, 1.011 pelanggan masih mengalami pemadaman akibat kendala akses di sejumlah lokasi.
Upaya pemulihan sempat menunjukkan kemajuan di seluruh kecamatan, namun curah hujan yang masih tinggi memicu longsor susulan yang kembali memutus akses jalan dan jaringan listrik.
Akibat kondisi tersebut, pemulihan di sejumlah wilayah harus dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, terdapat tiga kabupaten di Sumatera Utara yang akses listriknya belum sepenuhnya pulih.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, sebanyak 209 dari 215 desa telah kembali menyala, sementara enam desa masih mengalami pemadaman.
Di Kabupaten Tapanuli Utara, 389 dari 395 desa telah dialiri listrik dan enam desa masih padam. Sementara di Kabupaten Tapanuli Selatan, 206 dari 211 desa telah pulih, dan lima desa lainnya masih dalam proses penanganan. (net)
Editor : Editor Satu