Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Miris! Terungkap Masih Ada Guru Swasta di Medan Digaji Rp500 Ribu–Rp800 Ribu per Bulan

Editor Satu • Selasa, 16 Desember 2025 | 11:10 WIB

 

Ketua MPKW Sumut–Aceh Dr RE Nainggolan MM foto bersama usai menyerahkan tali asih Natal 2025 kepada guru-guru sekolah Kristen di GBI Rumah Persembahan, Medan.
Ketua MPKW Sumut–Aceh Dr RE Nainggolan MM foto bersama usai menyerahkan tali asih Natal 2025 kepada guru-guru sekolah Kristen di GBI Rumah Persembahan, Medan.

MEDAN, METRODAILY – Fakta memprihatinkan terkait kesejahteraan guru swasta terungkap di Kota Medan. Hingga kini, masih ada guru-guru sekolah swasta yang hanya menerima gaji Rp500 ribu hingga Rp800 ribu per bulan, jauh di bawah standar upah layak.

Kondisi tersebut diungkapkan Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara–Aceh, Dr RE Nainggolan MM, dalam kegiatan pemberian tali asih dan kepedulian Natal 2025 kepada guru-guru sekolah Kristen dan wartawan. Kegiatan ini digelar di GBI Rumah Persembahan, Medan, Senin (15/12/2025).

“Jangan melihat dari isi pemberian ini, tetapi lihatlah komitmen dan kecintaan kami untuk membantu para guru. Sampai hari ini masih ada guru yang hanya menerima gaji sekitar Rp500 ribu per bulan, namun mereka tetap setia mendidik anak-anak, bukan hanya dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam iman,” ujar RE Nainggolan dengan nada prihatin.

Ia menyebutkan, bantuan Natal tersebut diharapkan menjadi “hujan berkat” bagi para guru yang selama ini mengabdi dengan penghasilan sangat terbatas.

Bantuan tidak hanya disalurkan di Kota Medan, tetapi juga menjangkau wilayah lain seperti Nias, Simalungun, Kabanjahe, dan Tapanuli Utara.

RE Nainggolan menjelaskan, dari sekitar 7.000 guru sekolah Kristen di wilayah Sumatera Utara–Aceh, hampir 4.000 orang telah menerima bantuan Natal 2025. Meski belum seluruhnya terjangkau, ia berharap perhatian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru.

“Kami berharap Natal ini menjadi motivasi bagi para guru untuk terus melayani dengan hati, membangun generasi Kristen yang cerdas, beriman, dan berkarakter,” katanya.

Ia menegaskan, MPKW Sumut–Aceh memiliki visi membangun transformasi peserta didik yang unggul, adaptif, berkomitmen tinggi, dan berkarakter rendah hati.

Karena itu, guru diharapkan tetap menjadi pionir dan teladan dalam dunia pendidikan Kristen.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, serta sejumlah tokoh pendidikan Kristen dan pengawas sekolah.

Dalam sambutannya, Farianda berjanji akan menyuarakan dan memperjuangkan kesejahteraan guru swasta agar mendapat perhatian pemerintah.

“Ini akan kami suarakan agar menjadi perhatian pemerintah, sehingga kesejahteraan guru dapat ditingkatkan,” tegas Farianda.

Pada kesempatan yang sama, Farianda juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian MPKW Sumut–Aceh, GBI Rumah Persembahan, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI), dan PT Charoen Pokphand Indonesia kepada wartawan.

“Sekitar 100 wartawan menerima tali kasih. Ini bukti bahwa wartawan juga masih diperhatikan. Terima kasih atas kepedulian ini,” ujarnya.

Ketua Panitia Natal PWI Sumut, Charles, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Acara diawali dengan doa yang dipimpin Dr Josua Ginting. (Rel)

Editor : Editor Satu
#tali asih #guru swasta #MPKW Sumut Aceh #gaji guru