LABURA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar Pramusrenbang Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 sebagai upaya mempercepat penanganan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Labura Dr. H. Samsul Tanjung, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Labura, di Pendopo Kantor Bupati Labura, Jumat (12/12/2025).
Dalam sambutannya, Samsul Tanjung menyampaikan bahwa sejak tahun 2020 Pemerintah Republik Indonesia menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
“Penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas yang wajib dilaksanakan hingga ke tingkat daerah. Target nasional adalah menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen, sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2025,” ujar Samsul.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Pramusrenbang ini bertujuan menghimpun berbagai program dan kegiatan berbasis identifikasi permasalahan di lapangan yang disusun melalui usulan serta kesepakatan Pramusrenbang tingkat kecamatan.
“Usulan-usulan tersebut akan menjadi bahan masukan bagi perangkat daerah terkait untuk diterjemahkan ke dalam rencana kegiatan daerah yang terukur dan tepat sasaran,” katanya.
Lebih lanjut, Samsul menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya berorientasi pada penurunan angka prevalensi semata, tetapi juga pada penguatan strategi pencegahan yang harus direncanakan dan dilaksanakan secara terpadu lintas sektor.
“Konvergensi program menjadi kunci agar intervensi stunting berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegasnya. (St)
Editor : Editor Satu