Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ribuan Hektare Sawah di Madina Rusak Banjir, Kementan Dukung Pemulihan

Editor Satu • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:50 WIB

 

Banjir dan material longsor menutup sejumlah ruas jalan di Madina, mengisolir desa dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Banjir dan material longsor menutup sejumlah ruas jalan di Madina, mengisolir desa dan memaksa ratusan warga mengungsi.

MADINA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Kementerian Pertanian RI turun langsung meninjau ribuan hektare sawah yang terdampak banjir di Kecamatan Nagajuang dan Siabu, Selasa (9/12/2025).

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, bersama Plt Kepala Dinas Pertanian, Taufik Zulhandra Ritonga, mendampingi Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian, Dr. Ir. Ali Jamil Harahap, meninjau langsung kondisi lahan pertanian, saluran irigasi, serta dampak kerusakan akibat genangan air dan material banjir.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah pemulihan bagi para petani yang lahannya terdampak. Pemerintah berkomitmen memberikan bantuan berupa benih padi serta komoditas pertanian lainnya sesuai kebutuhan,” ujar Ali Jamil Harahap.

Baca Juga: BBM Langka di Samosir, Antrean SPBU Mengular: Dugaan Penimbunan Menjelang Libur Nataru

Plt Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, menyebutkan bahwa sekitar 4.498 hektare lahan sawah terdampak banjir.

Pendataan dilakukan langsung oleh petugas lapangan dan penyuluh pertanian untuk menjadi dasar pengajuan bantuan ke pemerintah pusat maupun provinsi.

Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang turun langsung ke lokasi.

Ia berharap bantuan segera direalisasikan agar para petani dapat kembali mengolah lahan dan mengurangi kerugian akibat banjir.

Pemkab Madina menegaskan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi akan terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabanjir.

Baca Juga: Krisis Listrik Taput Belum Berakhir: Akses Terputus, Desa Gelap Berhari-hari

Pendampingan terhadap petani juga menjadi prioritas agar produksi pangan tetap terjaga pada masa tanam berikutnya. (net)

 
Editor : Editor Satu
#banjir madina #sawah rusak