Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Krisis Listrik Taput Belum Berakhir: Akses Terputus, Desa Gelap Berhari-hari

Editor Satu • Jumat, 12 Desember 2025 | 12:30 WIB

 

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., turun langsung menelusuri sejumlah desa yang masih terisolir akibat bencana longsor di Kecamatan Adiankoting, Sabtu (29/11).
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., turun langsung menelusuri sejumlah desa yang masih terisolir akibat bencana longsor di Kecamatan Adiankoting, Sabtu (29/11).

TAPUT, METRODAILY – Pemulihan jaringan listrik di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Longsor yang memutus akses jalan membuat petugas PLN tidak bisa mencapai sejumlah titik rusak, sehingga beberapa desa tetap gelap sejak bencana terjadi.

Camat Parmonangan, Irianto, mengatakan beberapa daerah masih belum mendapat aliran listrik karena kondisi medan yang tidak dapat dilalui.

Salah satunya Dusun Simarsalaoan, Desa Pertengahan, yang kini tengah dalam proses perbaikan, sementara daerah lain masih belum tersentuh.

Baca Juga: Anggota DPR Temukan Pengungsian Tak Layak di Tapteng–Sibolga

“Listrik belum semuanya hidup seperti di Dusun Simarsalaoan, Desa Pertengahan, tapi sekarang sedang diperbaiki. Huta Julu Parbalik belum, harus diperbaiki jalan dulu. Orang PLN tidak bisa masuk,” ujar Irianto, Rabu.

Ia menyebutkan Desa Purba Dolok dan Manalu Purba juga masih padam. Kedua desa itu bergantung pada akses dari Kabupaten Tapanuli Tengah yang kondisi infrastrukturnya rusak berat akibat banjir dan longsor.

“Kalau akses ke Tapanuli Tengah belum diperbaiki, listrik di Manalu Purba dan Purba Dolok belum bisa menyala. Di Tapteng kan parah,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Desa Simargarap, yang berada di perbatasan Taput–Tapteng, belum tersentuh perbaikan sama sekali.

Baca Juga: Tangis di Tengah Bencana: Kisah Bayi yang Lahir di Pengungsian Tapanuli Tengah

Untuk sementara, pihak kecamatan menyiapkan genset guna menerangi desa terdampak. Mereka juga dijanjikan bantuan genset dari pengelola SPBU setempat, namun hingga kini belum terealisasi.

“Untuk sementara kita pakai genset. Katanya mau dikasih pihak SPBU, tapi belum ada realisasi,” kata Irianto.

Sementara itu, Kepala Desa Huta Julu, Godang Manalu, memastikan listrik di wilayahnya sudah kembali menyala setelah padam selama satu minggu. Namun, warga kini kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM).

“Listrik memang sudah hidup, tapi BBM sulit sehingga kami harus berjalan kaki untuk mendapatkannya,” ujarnya. (net)

 
Editor : Editor Satu
#Longsor Taput #listrik padam