Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wabup Labura dan Kapolsek Turun Tangan Saat Banjir Sungai Hatapang

Editor Satu • Kamis, 11 Desember 2025 | 13:40 WIB

Wabup Labura Samsul Tanjung disambut perangkat desa dan warga terdampak banjir Sungai Hatapang saat meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan sembako.
Wabup Labura Samsul Tanjung disambut perangkat desa dan warga terdampak banjir Sungai Hatapang saat meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan sembako.

LABURA, METRODAILY – Banjir akibat luapan Sungai Hatapang memaksa pemerintah daerah turun tangan langsung. Wakil Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H Samsul Tanjung bersama Kapolsek Na IX-X AKP Yustina meninjau lokasi terdampak, Senin (8/12/2025).

Hujan deras beberapa hari terakhir membuat air sungai meluap hingga merendam sejumlah rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga sempat panik karena debit air naik cepat.

Setibanya di lokasi, Wabup Samsul Tanjung disambut perangkat desa dan warga terdampak. Ia berdialog langsung untuk mengetahui kebutuhan mendesak masyarakat.

Baca Juga: Polairud Tanjungbalai Sambangi Nelayan: Waspada Cuaca Ekstrem dan Bahaya di Laut

“Kami hadir di sini untuk memastikan warga aman serta menerima bantuan yang dibutuhkan. Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan perangkat desa akan terus memantau hingga situasi pulih,” kata Samsul.

Sementara itu, Kapolsek Na IX-X AKP Yustina memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Personel kepolisian dikerahkan untuk memantau titik rawan dan membantu evakuasi bila diperlukan. Ia mengimbau warga waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan jika debit air meningkat.

Dalam kunjungan ini, Wabup dan Kapolsek menyalurkan paket sembako, termasuk beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan harian lainnya. Warga menyambut baik kehadiran pemerintah yang memberi dukungan moral sekaligus logistik.

Baca Juga: BNNK Asahan Grebek Desa Sei Alim Hasak: Tes Urin 20 Warga, 1 Positif Sabu

Rombongan kemudian meninjau titik rawan lain di sepanjang Sungai Hatapang untuk memastikan tidak ada wilayah lain yang mengalami kenaikan debit berbahaya.

Hingga sore, air berangsur surut, tetapi kewaspadaan tetap diimbau karena prakiraan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Pemerintah Kabupaten Labura dan Polsek Na IX-X menegaskan koordinasi berkelanjutan dalam penanganan dampak banjir dan mitigasi risiko bencana di masa mendatang. (gus)

Editor : Editor Satu
#Wabup Labura #Banjir Sungai Hatapang